Kuliner Lawas: Ketika Berpindah Tempat Bikin Pelanggan Was-Was
- 07 Mei 2025 14:19 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Setelah sang suami menderita stroke dan tubuh bagian kanannya lumpuh, Mak Soerip wanita luar biasa harus berjuang menghadapi ke tujuh anaknya. Perjuangan yang harus dimulai dari nol karena segala aset terjual untuk membiayai pengobatan suaminya.
Berbagai upaya telah dilakukan mulai membuka toko sembako, jual minyak goreng dan garam, menjual jeruk, buka warung pecel dan lain sebagainya telah dia coba. Hingga kemudian pada tahun 1978 Mak Soerip membuka warung rujak cingur yang dia labeli nama dia sendiri.
Warung rujak cingur Mak Soerip hingga kini dilanjutkan oleh generasinya, tepatnya oleh cucunya. Berjualan di Maospati di sebuah rumah di pinggir jalan, rujak cingurnya berhasil "menghipnotis" pelanggannya yang rindu aroma petisnya yang sedap.
Saat ini, warga Kota Madiun sudah tidak perlu jauh-jauh ke Maospati. Karena rujak cingur Mak Soerip sudah berjualan juga di Jl. Candi Sewu Utara No.6o Kota Madiun. Tidak hanya menjual rujak cingur, namun menu lain seperti lotek, dan gado-gado juga disediakan. Sementara menu minuman yang dijual beranekaragam seperti es dawet, es jeruk serta es campur khas warung rujak Mak Soerip.
Kemudian bandrol harga yang dipatok terbilang medium, mulai dari Rp. 26.000 sementara pelanggan bisa membeli porsi kecil dengan harga Rp. 18.000 (khusus makan di tempat). Operasional warung rujak cingur Mak Soerip buka setiap Minggu-Sabtu (Hari Senin Libur) mulai pkl. 10.00 wib.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....