Terlalu Banyak Konsumsi Kembang Kol, Awas Asam Urat Meningkat
- 29 Agt 2024 09:18 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Mengkonsumsi sayuran dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan serat yang diperlukan oleh tubuh, salah satu sayuran yang kaya manfaat adalah kembang kol.
Sayuran berwarna putih kekuningan ini dengan mudah bisa dijumpai di pasaran, karena selain harganya murah, kembang kol termasuk sayuran yang lebih awet dibandingkan dengan brokoli.
100 gram kembang kol memiliki nutrisi kalori 25 kcal, air 92%, protein 1,9 gram serta karbohidrat 4,9 gram. lembang kol juga memiliko kandungan gula dan serat, vitamin c, vitamin k, dan b6, b9, serta b5, kalium dan kalsium serta magnesium. Yang kesemua ini diperlukan oleh tubuh. Lalu apa resikonya jika seseorang terlalu banyak mengkonsumsi kembang kol?
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan Kemenkes Republik Indonesia, yang berjudul Pentingnya Konsumsi Sayur dan Buah menyebutkan, dalam pedoman gizi seimbang secara umum menganjurkan konsumsi aneka sayuran dan buah-buahan untuk hidup sehat sejumlah 400 gram perorang perhari, yang terdiri dari 250 gram sayur setara 2½ gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan dan 150 gram buah setara 2-3 porsi buah setiap hari, namun bila hanya satu macam sayur yang dikonsumsi akan berdampak bagi kesehatan, seperti kembang kol, adalah sayuran yang mengandung purin.
Purin adalah zat yang dapat diubah menjadi asam urat dalam tubuh. Namun, jumlah purin dalam kembang kol tergolong rendah hingga sedang dibandingkan dengan makanan lain yang kaya purin, seperti daging merah, jeroan, atau beberapa jenis ikan.
Oleh karena itu, mengonsumsi kembang kol dalam jumlah sedang biasanya tidak akan menyebabkan masalah asam urat bagi kebanyakan orang. Namun, bagi individu yang sudah memiliki riwayat asam urat atau gout, penting untuk tetap memperhatikan asupan purin secara keseluruhan.
Dalam konteks ini, konsumsi kembang kol mungkin perlu dibatasi, tetapi tidak perlu dihindari sepenuhnya, terutama jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari diet seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....