Viral, Nasi di Kulkas Turunkan Glukosa, Mitos atau Fakta?
- 11 Agt 2024 11:45 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Beberapa waktu lalu sempat viral dan menjadi tren, bahwa nasi yang di letakan dalam kulkas dan kemudian dihangatkan sebelum dikonsumsi, kadar glukosanya akan turun. Apakah hal tersebut fakta, atau hanya mitos?
Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Usia Produktif, Usia Lanjut, Jiwa dan NAPZA Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun drg Tri Wahyu Hariningtyas M.Kes mengatakan, menaruh nasi dalam kulkas memang lagi viral.
“Dimana masak nasi kemudian di masukan lemari es (kulkas) nanti kalau mau makan dihangatkan,” kata dia saat menjadi narasumber Mozaik Indonesia, Pro 1 RRI Madiun beberapa waktu lalu (30/7/2024).
Namun, kata Wahyu, upaya tersebut jika dilihat dari kandungan gizi pada nasi tidak ada perubahan. “Inshaallah tidak ada perubahan (gizi pada nasi tersebut), kalau boleh dikatakan itu mitos, bukan fakta,” ucap dia.
“Jadi tetap sama, seandainya kita makan nasi hangat, dingin, dan sebagainya itu kandungan gizinya tetap sama, kandungan kadar glukosanya juga sama. Sehingga seandainya dikonsumsi kebanyakan, ya sama saja seperti makan nasi biasanya,” ujar dia.
Wahyu menyarankan, baiknya konsumsi nasi yang fresh dan porsinya juga sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. “(Konsumsi) nasi idealnya sesuai dengan isi piring ku. Jadi karbohidrat 30 persen (dari isi piring),” ujar dia.
Selain karbohidrat, dalam isi piringku ada sayur 30 persen, lauk-pauk 15 persen dan buah 15 persen. “Kita sudah ter-brainstorming nasi banyak lauk sedikit, kadang nasi lauk mie, itu sama karbohidrat,” ujar dia.
Kebalikan dari itu, ada juga pola diet yang justru tidak makan karbohidrat. “Kalau di kami itu, diet gizi seimbang, tetap ada karbohidrat, protein, sayur dan buah. Sesuai dengan isi piringku tadi, dan sesuai kebutuhan,” ujar dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....