Gangguan Pervasive Yang Wajib Diwaspadai Pada Anak

  • 25 Mei 2024 23:47 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Gangguan perkembangan pervasif pada anak menjadi perhatian utama dalam dunia kesehatan anak dan pendidikan. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Arif Budhi Santoso, seorang psikolog anak ternama, menjelaskan lebih rinci tentang tantangan yang dihadapi anak-anak dengan gangguan ini dan solusi yang dapat diambil oleh orang tua serta pendidik. Gangguan perkembangan pervasif (Pervasive Developmental Disorders atau PDD) adalah sekelompok kondisi yang melibatkan keterlambatan dalam perkembangan berbagai kemampuan dasar, seperti berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan bermain. Gangguan ini termasuk dalam spektrum autisme dan mencakup gangguan lain seperti Sindrom Rett, Sindrom Asperger, dan gangguan disintegratif masa kanak-kanak.

Arif menjelaskan, "Anak-anak dengan gangguan pervasif sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesulitan dalam berkomunikasi hingga masalah dalam interaksi sosial. Mereka mungkin juga menunjukkan perilaku repetitif dan minat yang sangat terbatas,"katanya dalam wawancara Mozaik Indonesia (Sabtu, 25/5/2024). Salah satu tantangan utama adalah keterlambatan dalam kemampuan berbicara dan memahami bahasa. Ini sering kali menyebabkan frustrasi dan perilaku yang tidak diinginkan karena anak-anak kesulitan mengekspresikan diri. Selain itu, anak-anak ini mungkin kesulitan dalam memahami isyarat sosial dan emosi, yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam membangun hubungan dengan teman sebaya.

Arif menekankan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam membantu anak-anak dengan PDD. "Dukungan dari lingkungan terdekat sangat penting. Orang tua harus belajar memahami kebutuhan khusus anak mereka dan bekerja sama dengan profesional untuk merancang program intervensi yang sesuai," jelasnya. Program intervensi dini, seperti terapi wicara, terapi okupasi, dan terapi perilaku, sangat disarankan. Pendekatan yang terstruktur dan konsisten dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan komunikasi dan sosial mereka.

Arif juga menggarisbawahi pentingnya dukungan komunitas dan akses ke layanan yang memadai. "Pemerintah dan organisasi non-profit harus bekerja sama untuk menyediakan layanan yang terjangkau dan mudah diakses. Program inklusi di sekolah juga perlu ditingkatkan agar anak-anak dengan PDD dapat belajar dan berkembang bersama teman-teman sebaya mereka,"tambahnya. Selain itu, Arif menyarankan agar masyarakat umum lebih sadar dan memahami gangguan perkembangan pervasif ini.

Gangguan perkembangan pervasif adalah tantangan yang nyata, namun dengan dukungan yang tepat, anak-anak dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal. Arif Budhi Santoso menekankan penting.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....