Kebiasaan Ngopi Picu Noda Gigi, Penting Mulai Lakukan Hal Berikut !
- 21 Sep 2026 14:43 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Saat ini kebiasaan minum kopi atau ngopi dan nongkrong menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari terlebih bagi generasi muda dan usia produktif. Namun kebiasaan mengonsumsi kopi secara rutin, tidak diimbangi dengan kesadaran untuk melakukan perawatan kebersihan mulut, dan hal tersebut dapat memicu munculnya noda hingga perubahan warna pada permukaan gigi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian drg. Sugandi Mastia Anugrah, M.MRs, dan kepada RRI Madiun dalam program Indonesia Sehat, drg. Gandi sapaan akrabnya memberikan pemaparannya. “Minuman kopi pada dasarnya mengandung senyawa tanin yang memiliki sifat mudah menempel begitu. Nah, senyawa tersebut berpotensi mengendap pada lapisan luar gigi apabila kebiasaan mengonsumsi kopi tidak segera diimbangi dengan langkah pembersihan yang tepat,” ucapnya diawal.
"Namun kopi tidak terus secara langsung merusak struktur gigi, namun kandungan tanin di dalamnya meninggalkan noda yang semakin lama menumpuk, dapat menurunkan kecerahan warna gigi. Penumpukan noda ini akan semakin diperparah jika bercampur dengan plak dari sisa makanan manis dan atau kebiasaan merokok," ujar drg. Gandhi.
Lebih lanjut, drg. Gandhi memberikan tips guna mencegah pengendapan noda yang lebih parah. Langkah- langkah tersebut juga pastinya dapat dilakukan secara mandiri di rumah usai minum kopi. “Jadi setelah kita ngopi itu lebih baik minum air putih terlebih dahulu, atau bisa kumur menggunakan air putih setelah minum kopi. Nah dengan begitu sisa- sisa dari zat- zat dalam minuman kopi bisa netral karena air putih,” paparnya.
Selanjutnya, drg. Gandhi juga menyarankan individu untuk tidak langsung menyikat gigi seketika setelah meminum kopi karena sifatnya asam. Durasi 30 menit ini menurut drg. Gandhi adalah jeda yang diperlukan agar kondisi keasaman di dalam rongga mulut kembali netral sebelum proses penyikatan gigi dilakukan.
"Setelah jeda 30 menit, barulah diperbolehkan menyikat gigi atau mengunyah permen karet mengandung xylitol bebas gula. Karena langkah ini berfungsi merangsang produksi air liur guna membersihkan sisa zat yang menempel," tambahnya.
Teknik perawatan gigi yang tepat juga perlu menjadi kesadaran setiap orang untuk menjaga kesehatan gigi. Bahkan, dalam perawatan sehari- hari, anggapan menyikat gigi dengan tekanan kuat untuk memutihkan gigi, juga tidak dibenarkan drg. Gandhi.
“ Kalau ada anggapan jika teknik menyikat yang terlalu keras dapat memutihkan gigi itu tidak tepat. Justru hal tersebut berisiko mengikis lapisan email atau abrasi dan memicu timbulnya rasa ngilu berlebih saat terkena makanan dingin maupun paparan udara,” tegasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....