Temuan Kasus HIV Semester I di Magetan Hampir Samai Angka Setahun 2025
- 08 Jul 2026 20:59 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Jumlah kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Magetan selama enam bulan pertama 2026 telah mencapai 78 kasus. Angka tersebut hampir menyamai total temuan sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebanyak 93 kasus.
Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Agoes Yudi Purnomo, mengatakan seluruh kasus tersebut ditemukan melalui layanan skrining yang dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, klinik swasta, hingga rumah sakit.
"Selama periode Januari sampai Juni 2026 kami menemukan 78 kasus HIV melalui pemeriksaan atau skrining yang dilakukan di puskesmas, klinik, dan rumah sakit di Kabupaten Magetan," ujar Agoes, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan hasil pendataan, mayoritas penderita merupakan laki-laki. Dari total 78 kasus, sebanyak 53 penderita berjenis kelamin laki-laki, sedangkan 25 lainnya perempuan.
"Kalau dilihat berdasarkan jenis kelamin, laki-laki masih mendominasi dengan 53 kasus, sementara perempuan 25 kasus," katanya.
Dari sisi faktor risiko, kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) menjadi penyumbang temuan terbanyak dengan sembilan kasus. Selain itu, Dinkes juga menemukan dua kasus HIV pada ibu hamil yang masuk kelompok rentan dan membutuhkan penanganan khusus.
"Untuk faktor risiko, yang paling banyak berasal dari kelompok LSL sebanyak sembilan kasus. Kami juga menemukan dua kasus pada ibu hamil sehingga perlu mendapatkan pendampingan dan penanganan sesuai prosedur," jelasnya.
Menurut Agoes, tingginya angka temuan tersebut tidak terlepas dari semakin masifnya kegiatan skrining yang dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan. Dengan deteksi dini, penderita dapat segera memperoleh pengobatan sehingga kualitas hidup tetap terjaga sekaligus menekan risiko penularan.
"Dengan skrining yang semakin luas, kasus bisa ditemukan lebih cepat. Harapan kami masyarakat yang memiliki faktor risiko tidak takut memeriksakan diri agar segera mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan lebih lanjut," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....