Filosofi Gotong Royong Fondasi Utama Jaminan Kesehatan
- 26 Jun 2026 04:40 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Program BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas. Melalui jaminan kesehatan nasional, masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis sesuai kebutuhan tanpa harus terbebani biaya pengobatan yang tinggi.
Kehadiran BPJS Kesehatan juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.
Dalam sebuah dialog interaktif Indonesia Bisa yang disiarkan di Programa 1 RRI Madiun, Kamis 18 Juni 2026, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, kembali mengingatkan masyarakat mengenai esensi mendasar dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Wahyu menekankan bahwa prinsip gotong royong menjadi penopang utama yang menjaga keberlangsungan sistem ini agar dapat terus melayani seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara merata.
"Iuran yang dibayarkan oleh para peserta setiap bulannya memiliki peran krusial dalam ekosistem JKN, ' ungkap Wahyu.
Dana yang terkumpul dari seluruh peserta ini dikelola secara kolektif untuk memastikan bahwa mereka yang sedang membutuhkan layanan kesehatan bisa mendapatkan pengobatan yang layak dan terjamin, tanpa terkecuali. Lebih lanjut, Wahyu menegaskan pentingnya mengubah paradigma masyarakat dalam memandang iuran kesehatan tersebut.
Menurutnya, iuran ini adalah wujud solidaritas sosial yang harus dipahami bukan sebagai biaya yang sia-sia, melainkan sebagai bentuk perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain dalam koridor kebutuhan medis yang mendesak.
"Saya harapkan ini menjadi pemahaman yang betul-betul dipahami betul oleh seluruh peserta JKN bahwa iuran yang kita bayarkan itu akan digunakan semaksimal mungkin untuk memberikan layanan kesehatan bagi peserta JKN yang membutuhkan itu," terang Wahyu.
Iuran rutin sangat menentukan status kepesertaan. Dengan memastikan iuran tetap aktif, peserta tidak hanya terlindungi saat jatuh sakit, tetapi juga mendapatkan akses terhadap layanan promotif dan preventif, seperti skrining riwayat kesehatan, yang memungkinkan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit kronis.
Wahyu juga mengimbau agar seluruh peserta JKN tetap disiplin dalam membayar iuran. Hal ini dilakukan demi menjaga kestabilan sistem JKN agar layanan kesehatan yang diberikan benar-benar didasarkan pada skala prioritas kebutuhan medis, sehingga semangat gotong royong dalam menopang kesehatan bangsa dapat terus berjalan dengan maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....