RS Paru Manguharjo Buka Ruang Diskusi Demi Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
- 11 Jun 2026 15:29 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Rumah Sakit Paru Manguharjo (RSPM) Madiun terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menggelar acara Forum Konsultasi Publik yang diadakan pada kamis, 11 Juni 2026. Agenda penting ini dihadiri oleh berbagai elemen lintas sektor, mulai dari pemangku kebijakan, media, dan eleman masyarakat dengan tujuan utama mendengarkan masukan, kritik, serta saran konstruktif guna membenahi dan menyempurnakan sistem pelayanan yang ada di rumah sakit tersebut.
Direktur RS Paru Manguharjo Madiun, Hendri Harianto, menegaskan bahwa forum ini merupakan wadah yang sangat strategis untuk menjembatani komunikasi antara pihak manajemen rumah sakit dengan masyarakat serta sektor-sektor terkait. Melalui forum ini, RSPM Madiun membuka diri secara transparan untuk menerima segala bentuk evaluasi demi kemajuan bersama.
Dalam petikan wawancaranya dengan RRI.CO.ID, Hendri Harianto menyampaikan bahwa rumah sakit tidak dapat berdiri sendiri dalam memberikan pelayanan yang maksimal. Diperlukan kerja sama yang erat dengan seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan yang ada di wilayah Madiun.
"Harapannya dengan forum komunikasi publik ini kan kita mendengarkan, seperti yang saya sampaikan kita mendengarkan suara dari sekitar kita. Kita itu harus bersinergi, berkolaborasi dengan semua yang ada di Madiun ini, terutama di dalam pelayanan," ujar Hendri.
Ia menambahkan bahwa pertemuan tatap muka dan komunikasi dua arah seperti ini membuka peluang besar untuk menemukan solusi atas berbagai tantangan di lapangan. Jika ada sistem atau alur pelayanan yang dirasa masih kurang efektif, masukan dari lintas sektor akan menjadi bahan evaluasi utama untuk perbaikan ke depan.
"Harapannya dengan pertemuan ini, satu kita bisa ketemu, kita bisa komunikasi. Kemungkinan kalau ada sesuatu yang memberikan masukan untuk rumah sakit ini ke depan, atau mungkin ada satu sistem yang mungkin bisa kita perbaiki bersama, itu harapannya akan menjadi lebih baik terutama dalam pelayanan di Kota Madiun ini pada khususnya," imbuhnya.
Selain fokus pada perbaikan internal, Hendri Harianto juga memberikan pesan penting bagi seluruh masyarakat di wilayah Madiun Raya (Kota dan Kabupaten Madiun serta sekitarnya). Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dan optimal dalam memanfaatkan seluruh fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah.
Salah satu poin menarik yang ia sampaikan adalah mengenai konsep "relaksasi pelayanan". Konsep ini merujuk pada distribusi pasien secara merata di berbagai fasilitas kesehatan agar tidak terjadi penumpukan atau antrean yang mengular di satu rumah sakit saja.
"Pesan-pesan saya, gunakan semua fasilitas yang ada. Jadi harapannya dengan forum komunikasi ini kita tahu, kemudian tadi disampaikan ada relaksasi. Relaksasi itu artinya ketika kita mengunjungi satu rumah sakit, oh kok penuh antreannya, bisa butuh waktu, maka gunakan di rumah sakit yang lain yang mungkin belum begitu banyak," jelas Hendri.
Hendri menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan rumah sakit alternatif yang fasilitasnya tidak kalah baik akan berdampak langsung pada kecepatan penanganan medis. Hal ini menjadi sangat krusial, terutama pada kasus-kasus darurat yang membutuhkan tindakan cepat.
"Supaya apa? Kecepatan di dalam pelayanan dan sebagainya itu lebih bisa terjaga, gitu. Terutama tadi disampaikan tentang kasus-kasus gawat darurat, karena semua sektor mungkin terlayani dengan baik, itu harapannya," pungkasnya di akhir wawancara.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, RS Paru Manguharjo Madiun berharap dapat terus meningkatkan mutu layanannya, mempercepat waktu respons medis, serta menciptakan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan ramah bagi seluruh warga Madiun Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....