Gigi Goyang pada Orang Dewasa Perlu Diwaspadai, PDGI Madiun Imbau segera Periksa

  • 07 Jun 2026 07:05 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Gigi goyang sering dianggap sebagai kondisi yang biasa terjadi. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa penyebab dan penanganan gigi goyang berbeda antara anak-anak dan orang dewasa.

Hal tersebut disampaikan oleh drg. Rhesa Jihan Safira Sunarto dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Madiun. Menurut drg. Rhesa, kasus gigi goyang cukup sering ditemukan di masyarakat. Sayangnya, masih banyak warga yang belum memahami apakah gigi yang goyang harus dicabut atau masih bisa dipertahankan melalui perawatan tertentu.

"Masih banyak masyarakat yang tidak sadar apakah gigi goyang itu harus dicabut atau tidak, apakah masih bisa dipertahankan, dan bagaimana cara merawatnya," ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, pada anak-anak kondisi gigi goyang umumnya merupakan hal yang wajar. Gigi susu yang mulai goyang menandakan proses pergantian menuju gigi permanen.

"Kalau pada anak-anak, gigi goyang biasanya karena masa pergantian gigi susu ke gigi permanen. Itu merupakan proses yang normal dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan," jelasnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada orang dewasa. Gigi permanen yang mulai goyang memerlukan perhatian khusus karena dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan gigi dan jaringan penyangganya. Menurut drg. Rhesa, tingkat kegoyangan gigi pada orang dewasa dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Pada kondisi ringan, gigi masih berpotensi dipertahankan melalui berbagai tindakan perawatan oleh dokter gigi. Sebaliknya, pada kasus yang lebih berat diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ketika mulai merasakan adanya kegoyangan pada gigi. Pemeriksaan dapat dilakukan di dokter gigi maupun fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas.

"Kalau gigi terasa goyang, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter gigi terdekat atau ke puskesmas untuk mengetahui penyebab dan penanganannya," katanya.

Lebih lanjut, drg. Rhesa menjelaskan beberapa tanda yang perlu diwaspadai sebagai indikasi adanya masalah pada gigi dan gusi. Di antaranya adalah penumpukan karang gigi, gusi yang tampak bengkak, serta gusi yang mudah berdarah saat menyikat gigi.

"Ketika ada karang gigi, gusi bengkak, atau sering berdarah saat sikat gigi, itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa gigi mulai mengalami kegoyangan," ungkapnya.

Melalui edukasi ini, PDGI Madiun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan gusi. Pemeriksaan rutin serta menjaga kebersihan rongga mulut menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan yang dapat berujung pada kehilangan gigi permanen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....