Manfaat Berhenti Merokok: Dari Kesehatan hingga Ekonomi Keluarga

  • 06 Jun 2026 05:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Kebiasaan merokok masih menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular di Indonesia. Selain membahayakan kesehatan perokok, paparan asap rokok juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anggota keluarga dan orang di sekitarnya.

Perawat Terampil RSUD Dungus, Ayu Mala Putri Perdana, menjelaskan bahwa rokok mengandung berbagai zat berbahaya, seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida. Zat-zat tersebut dapat memicu sejumlah penyakit serius, antara lain penyakit jantung, kanker paru, stroke, hipertensi, hingga penurunan daya tahan tubuh.

“Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker paru, stroke, hipertensi, serta menurunkan daya tahan tubuh. Tidak hanya perokok aktif, perokok pasif juga memiliki risiko kesehatan yang sama berbahayanya,” ujarnya saat penyuluhan kesehatan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSUD Dungus, Jumat 5 Juni 2026.

Menurutnya, manfaat berhenti merokok dapat dirasakan dalam waktu relatif singkat. Salah satunya adalah menurunnya kadar karbon monoksida dalam tubuh dalam 24 jam pertama setelah seseorang menghentikan kebiasaan merokok. Dalam jangka panjang, fungsi paru-paru dan sistem peredaran darah juga dapat membaik.

Selain berdampak pada kesehatan, berhenti merokok dinilai dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Mala menyarankan masyarakat yang ingin berhenti merokok untuk memulai dengan memperkuat komitmen pribadi, menghindari situasi yang memicu keinginan merokok, serta meminta dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Aktivitas sehat seperti olahraga dan memperbanyak konsumsi air putih juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap rokok.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....