Hati, Ampela, hingga Jantung Ayam Simpan Manfaat Kesehatan jika Pengolahan Tepat

  • 31 Mei 2026 09:01 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, MADIUN - Jeroan ayam tak hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, tetapi juga karena kandungan gizinya yang tinggi. Hati, ampela, dan jantung ayam disebut menyimpan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam video edukasinya, dr. Emasuperr menjelaskan bahwa hati ayam kaya akan protein, vitamin A, vitamin B12, serta mineral penting. Kandungan tersebut mendukung kesehatan mata, kulit, hingga sistem kekebalan tubuh.

“Dalam 100 gram hati ayam matang terdapat sekitar 167 kalori, 24,5 gram protein, vitamin A sangat tinggi, vitamin B12, serta tembaga dan zink. Vitamin A ini sangat bermanfaat untuk penglihatan, sistem daya tahan tubuh, dan kesehatan kulit,” ujar dr. Emasuperr.

Tak hanya hati ayam, ampela juga disebut memiliki kandungan protein dan kolagen yang tinggi. Kandungan tersebut dinilai baik bagi kesehatan sendi maupun regenerasi jaringan tubuh.

“Ampela ini adalah otot penggiling makanan pada ayam. Dalam 100 gram ampela terdapat sekitar 30 gram protein, mengandung zat besi, seng, selenium, vitamin B12, dan kandungan kolagennya juga tinggi sehingga bagus menjaga kesehatan sendi dan kulit,” jelasnya.

Sementara itu, jantung ayam juga disebut kaya nutrisi karena merupakan organ otot yang aktif. Kandungan protein, zat besi, fosfor, hingga magnesium berperan dalam metabolisme energi dan pembentukan darah.

Dr. Emasuperr menuturkan kandungan zat besi dalam jeroan berperan penting dalam mencegah anemia. Zat tersebut dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

“Hati, ampela, dan jantung ayam semuanya mengandung zat besi tinggi. Zat besi sangat penting untuk membentuk hemoglobin yaitu komponen utama sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, sedangkan vitamin B12 dan folat bekerja sama dengan zat besi untuk mencegah anemia,” katanya.

Selain manfaat tersebut, jeroan juga disebut membantu pembentukan otot, meningkatkan imunitas, serta mendukung kesehatan kulit dan sendi. Namun, manfaat itu tetap harus diimbangi dengan konsumsi yang bijak.

Meski kaya nutrisi, dr. Emasuperr mengingatkan bahwa jeroan tetap memiliki risiko kesehatan bila dikonsumsi terlalu sering. Kandungan kolesterol, purin, hingga vitamin A yang tinggi perlu menjadi perhatian bagi kelompok tertentu.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan jumlah konsumsi, cara pengolahan, serta kondisi kesehatan masing-masing sebelum menjadikan jeroan sebagai menu rutin sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....