Waspadai Gangguan Haid pada Perempuan Usia 40 Tahun!

  • 21 Mei 2026 18:43 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Perempuan berusia di atas 40 tahun diminta lebih waspada apabila mengalami gangguan haid. Perubahan siklus menstruasi pada usia tersebut memang bisa menjadi tanda menuju menopause, namun tetap perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari IDI Madiun, dr. Fitria Khusnul Khotimah, Sp.OG mengatakan perdarahan yang berlangsung terlalu lama atau terlalu sering tidak boleh dianggap sepele. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya penyakit serius.

Gangguan yang perlu diwaspadai antara lain haid berkepanjangan, siklus yang tiba-tiba memendek, hingga perdarahan yang tidak kunjung berhenti. Pemeriksaan ultrasonografi atau USG sangat dianjurkan untuk mengetahui penyebabnya.

“Kalau usia 40 ada gangguan haid baik itu dari siklus misalnya siklusnya memendek, lebih baik periksa ya,” ujar dr. Fitria.

Ia menjelaskan bahwa risiko keganasan seperti kanker rahim maupun kanker serviks meningkat pada usia di atas 40 tahun. Karena itu, perempuan perlu memastikan tidak ada kelainan pada organ reproduksi.

“Kalau di atas 40 tahun gangguan haid lebih baik periksa gitu. Jadi kita harus memastikan tidak ada yang lain,” jelasnya.

Selain USG, pemeriksaan pap smear hingga tindakan kuret terkadang diperlukan untuk mengetahui kondisi dinding rahim. Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kanker di dalam tubuh.

Menurut dr. Fitria, masa menuju menopause memang menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi siklus haid. Namun perubahan tersebut tetap harus dibedakan dengan gangguan akibat penyakit tertentu.

Perempuan juga diminta lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi seiring bertambahnya usia. Pemeriksaan berkala dinilai mampu membantu deteksi dini berbagai penyakit berbahaya. Masyarakat diharapkan tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami perdarahan abnormal atau nyeri berlebihan. Penanganan cepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....