Cegah Kanker Serviks Melalui Vaksin HPV hingga Rutin Pap Smear Setahun Sekali!
- 21 Mei 2026 18:42 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyerang perempuan setelah kanker payudara. Penyakit ini sering kali terlambat diketahui karena gejalanya baru muncul ketika kondisi sudah cukup berat.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari IDI Madiun, dr. Fitria Khusnul Khotimah, Sp.OG menjelaskan gejala awal kanker serviks biasanya berupa keputihan, perdarahan di luar siklus haid, hingga perdarahan setelah berhubungan.
Ia menegaskan bahwa perempuan tidak boleh mengabaikan keluhan perdarahan abnormal, terutama jika terjadi berulang. Pemeriksaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit berkembang lebih jauh.
| Baca juga: Kenali Pencegahan Kanker Serviks sejak Dini |
“Kanker servik itu adalah salah satu kanker yang ada screening. Screening itu artinya kita bisa periksa jauh sebelum terjadi,” jelas dr. Fitria.
Pemeriksaan pap smear disarankan dilakukan minimal satu tahun sekali bagi perempuan yang sudah menikah. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi adanya perubahan sel sejak tahap awal sehingga sbisa segera diatasi dan menjalani pengobatan.
“Kalau memungkinkan harus vaksin gitu. Vaksin HPV terutama kalau bisa sebelum menikah itu dikerjakan,” ujarnya.
Menurut dr. Fitria, virus HPV sebagai penyebab kanker serviks membutuhkan waktu cukup panjang hingga berkembang menjadi kanker. Karena itu, peluang pencegahan masih sangat besar apabila pemeriksaan dilakukan rutin.
Selain pap smear, pemeriksaan HPV DNA juga dapat dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang pernah terpapar virus HPV atau belum. Pemeriksaan tersebut membantu menentukan langkah pencegahan berikutnya.
Ia menambahkan bahwa vaksin HPV tetap memberikan manfaat meskipun dilakukan setelah menikah. Vaksinasi dinilai mampu meningkatkan perlindungan tubuh terhadap infeksi virus HPV. Masyarakat diimbau tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Deteksi dini dan vaksinasi dinilai menjadi cara paling efektif untuk menekan risiko kanker serviks pada perempuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....