Dinkes Madiun Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus lewat Edukasi PHBS

  • 22 Mei 2026 14:05 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Isu penyebaran hantavirus belakangan ramai dibahas di Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan hewan pengerat, seperti tikus, kepada manusia melalui paparan lingkungan yang terkontaminasi kotoran, urine, maupun sarang tikus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, Heri Setyana, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah Kabupaten Madiun. Pihaknya juga mengaku belum menerima surat edaran khusus dari Kemenkes terkait penyakit tersebut.

Meski demikian, Heri menegaskan pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan. “Alhamdulillah, untuk di Kabupaten Madiun belum ada kasus, namun kita tetap waspadai,” ujar Heri, Senin 12 Mei 2026.

Heri menjelaskan upaya pengendalian dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif. Ia mengimbau masyarakat konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menjaga kebersihan lingkungan dan rutin mencuci tangan.

Masyarakat diminta waspada dengan gejala awal yang menyerupai infeksi virus, seperti demam dan mual. Heri mengimbau masyarakat yang merasakan gejala tersebut segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....