Waspadai Problematik Internet Use di Era Digital dan Dampaknya

  • 05 Mei 2026 13:22 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Penggunaan internet yang semakin masif di era digital membawa berbagai kemudahan, namun juga menyimpan potensi masalah serius jika tidak dikendalikan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Ermida Simanjutak, dosen Program Studi Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, dalam dialog bersama RRI Madiun.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa problematic internet use atau penggunaan internet yang bermasalah dapat dikenali melalui sejumlah indikator yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

“Indikator pertama biasanya terlihat dari adanya keluhan terkait produktivitas. Misalnya, seseorang yang seharusnya bekerja atau belajar, justru terdistraksi oleh aktivitas internet yang tidak berhubungan dengan tugas utamanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, aktivitas seperti scrolling media sosial atau penggunaan internet untuk hiburan sering kali sulit dikendalikan, sehingga berdampak pada menurunnya hasil kerja maupun prestasi belajar.

Selain itu, indikator lain yang cukup umum adalah bedtime procrastination atau kebiasaan menunda waktu tidur. “Banyak orang menggunakan media sosial di malam hari, sehingga waktu tidurnya terganggu. Ini bisa berdampak pada kualitas istirahat,” ujarnya.

Tidak hanya berdampak secara individu, penggunaan internet yang berlebihan juga dapat memengaruhi hubungan sosial. Dr. Ermida menjelaskan bahwa seseorang bisa mengalami penurunan kualitas interaksi sosial karena lebih memilih berkomunikasi secara daring dibandingkan bertemu langsung.

“Kadang ada yang menolak ajakan berkumpul dengan teman atau keluarga karena lebih sibuk dengan game atau aktivitas online lainnya. Ini menjadi indikator adanya masalah dalam aspek sosialisasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung kaitan penggunaan internet dengan kesehatan mental. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu mental health, penggunaan internet yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi psikologis, misalnya memicu overthinking atau kecemasan berlebih.

Melalui pemaparannya, Dr. Ermida mengingatkan pentingnya kesadaran dan pengendalian diri dalam menggunakan internet. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak memanfaatkan teknologi agar tidak berdampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari.

“Internet itu alat. Yang penting bagaimana kita menggunakannya secara sehat dan seimbang,” pungkasnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....