Bahaya Makan Keju Berlebihan
- 04 Mei 2026 07:23 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun-Keju menjadi makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan lezat. Keju enak, tinggi kalsium, protein, dan bikin nagih Tapi kalau kebanyakan, efeknya nggak main-main. Ini rangkuman dari beberapa sumber kesehatan tentang Risiko Makan Keju Berlebihan ternyata bisa menaikkan Kolesterol dan Sakit Jantung
Sebuah penelitian baru oleh Baylor Collage of Medicine di AS, menunjukkan efek samping dari makan keju terlalu banyak. Penelitian tersebut mencatat bahwa konsumsi keju berlebihan dapat menyebabkan perubahan pada usus dan dapat dikaitkan dengan kanker usus besar.
Dampak Buruk Makan Keju Setiap Hari antara lain :
1. Masalah usus
Dikutip dari HealthShots, menurut sebuah penelitian, mengonsumsi keju berlebihan dapat mengurangi bakteri baik dalam usus. Hal ini dapat meningkatkan risiko peradangan, menyebabkan sakit perut, diare, dan kembung. Perubahan pada mikrobioma usus ini semakin dikaitkan dengan kanker usus besar. Peradangan kronis pada usus besar dapat merusak sel dan menyebabkannya bermutasi, yang berpotensi menyebabkan pembentukan tumor. Rupanya, proses fermentasi yang digunakan untuk membuat keju, selain memberikan rasa yang unik, juga dapat menghasilkan senyawa yang dapat mengganggu mikrobioma usus pada sebagian orang. Ketidakseimbangan bakteri usus ini dapat memicu peradangan, yang dikaitkan denagn risiko kanker usus yang lebih tinggi dari waktu ke waktu.
Para peneliti menyimpulkan, mengonsumsi keju secara berlebihan dikaitkan dengan penurunan bakteri Bacteroides dan Subdoligranulum. Kedua bakteri tersebut penting untuk menjaga kesehatan lambung, usus besar, dan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi keju berlebihan dapat menyebabkan kembung, gas, dan sembelit, terutama pada orang yang tidak toleran terhadap laktosa. Makan pasta, pizza, burger, dan nacho yang mengandung banyak keju, bahkan dapat memicu peradangan atau ketidakseimbangan usus.
2. Efek hormonal dan kulit
Keju mengandung residu hormon dan dapat memengaruhi kulit, kesuburan, dan gejala sindom pramenstruasi pada sebagian orang. Meskipun para peneliti belum dapat menemukan hubungan langsung antara konsumsi keju dan jerawat, mengonsumsi susu dapat memengaruhi orang secara berbeda.
3. Meningkatkan risiko kesehatan jantung
Keju mengandung banyak lemak jenuh dan sodium. Hal ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah, yang dapat membahayakan kesehatan jantung. Itulah mengapa penting untuk mengonsumsi keju dalam jumlah sedang.
4. Keju bikin ketagihan
Saat Anda makan keju, Anda akan lebih sering menginginkannya. Kandungan casomorphin (fragman protein susu) dalam keju menciptakan keinginan dan akibatnya membuat seseorang mengonsumsi keju berlebihan.
5. Menyebabkan berbagai masalah kesehatan
Banyak jenis keju yang dibeli di toko dan diproses secara berlebihan. Mulai dari bahan tambahan, pengemlusi residu hormon, ban bahkan bahan kimia plastik bisa ditemukan pada keju yang dijual di toko. Bahan-bahan tersembunyi ini dapat mengganggu hormon, memicu peradangan, dan berkontribusi terhadap resistensi insulin jika dikonsumsi secara teratur. Keju yang sudah tua memiliki histamin tinggi, yang juga dapat menyebabkan sakit kepala dan ruam.
Untuk menghindari efek samping yang bisa terjadi, konsumsilah keju dalam jumlah kecil atau sedang. Keju sehat kalau secukupnya. Tapi kalau berlebihan bisa picu kolesterol, masalah pencernaan, dehidrasi, sampai obesitas. Sebagai kuncinya adalah porsi 100 gram/hari maks, pilih yang segar, dan dengerin sinyal tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....