Obat Bebas Bisa Dibeli tanpa Resep, Antibiotik Wajib dengan Resep Dokter!
- 30 Apr 2026 13:06 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Masyarakat diimbau memahami golongan obat sebelum membeli di apotek. Tidak semua obat dapat dibeli secara bebas karena sebagian memerlukan resep dokter demi keamanan penggunaan.
Hal itu disampaikan Dr. Apt. Vevi Maritha, M.Farm., Anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Magetan, dalam program Indonesia Sehat yang disiarkan langsung Pro 1 RRI Madiun, Jumat 24 April 2026.
Menurut Vevi, secara umum obat dibagi menjadi empat kategori, yakni obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, dan Obat Wajib Apotek (OWA). Obat bebas ditandai logo lingkaran hijau dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Sementara obat bebas terbatas berlogo lingkaran biru, masih bisa dibeli tanpa resep tetapi penggunaannya harus mengikuti aturan.
“Untuk obat keras, masyarakat wajib menggunakan resep dokter. Namun ada pengecualian pada Obat Wajib Apotek, yaitu obat keras tertentu yang bisa diberikan tanpa resep, tetapi harus melalui apoteker,” ujarnya.
Ia menegaskan, antibiotik seperti amoksisilin termasuk obat keras sehingga tidak boleh digunakan sembarangan. Penggunaan antibiotik tanpa indikasi medis berisiko menimbulkan resistensi antibiotik.
Selain itu, Vevi mengingatkan bahwa obat tetap memiliki risiko efek samping apabila dikonsumsi berlebihan atau tidak sesuai dosis. Ia mencontohkan obat bebas seperti parasetamol tetap dapat menimbulkan keracunan jika digunakan melebihi aturan.
Masyarakat juga disarankan membeli obat di apotek resmi, bukan di warung, agar mendapat informasi yang tepat terkait dosis, efek samping, hingga kemungkinan interaksi dengan obat lain. Terkait cara minum obat, Vevi menyebut air putih menjadi pilihan paling aman. Ia tidak menganjurkan konsumsi obat bersama teh, kopi, atau susu karena dapat memengaruhi penyerapan obat.
Menutup dialog, Vevi mengimbau masyarakat tidak mudah mengikuti tren obat viral di media sosial. Jika ragu, masyarakat sebaiknya berkonsultasi langsung dengan apoteker atau tenaga kesehatan sebelum membeli dan mengonsumsi obat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....