Respon Cepat Henti Jantung jadi Kunci, Pelatihan BHD Digelar
- 26 Apr 2026 20:02 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Penanganan kegawatdaruratan medis seperti henti jantung, membutuhkan respon cepat dalam hitungan menit agar peluang keselamatan pasien tetap tinggi. Karena itu, tenaga kesehatan dituntut memiliki keterampilan dasar yang memadai dalam memberikan pertolongan pertama.
Hal tersebut menjadi fokus dalam In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar RSUD Dungus pada 21–24 April 2026 di Aula Wilis, dengan melibatkan seluruh civitas hospitalia sebagai peserta.
Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif RSUD Dungus, Noor Syamsu Komarulloh, memberikan materi serta praktik langsung terkait penanganan henti jantung melalui tindakan BHD. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya respon cepat dalam kondisi code blue, yaitu kondisi gawat darurat medis pada pasien, terutama pasien henti jantung atau gawat nafas.
“Henti jantung memiliki golden period yang sangat menentukan keberhasilan penyelamatan pasien, di mana kerusakan sel otak dapat terjadi dalam waktu 4–6 menit tanpa penanganan yang tepat,” jelasnya, kemarin.
Ia menambahkan, kemampuan melakukan resusitasi jantung paru (CPR) berkualitas tinggi menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki tenaga kesehatan. Teknik tersebut meliputi kompresi dada dengan kecepatan 100 hingga 120 kali per menit, meminimalkan jeda, serta menghindari ventilasi berlebihan.
Selain peningkatan keterampilan individu, dr. Noor Syamsu menyampaikan RSUD Dungus juga memperkuat sistem penanganan darurat melalui mekanisme code blue, dengan target waktu respon maksimal lima menit sejak kondisi darurat terdeteksi.
“Kecepatan dan ketepatan dalam memberikan Bantuan Hidup Dasar sangat menentukan keselamatan pasien. Civitas hospitalia RSUD Dungus harus memiliki kesiapsiagaan tinggi agar dapat memberikan pertolongan secara optimal pada kondisi darurat," harapnya.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan, khususnya dalam menjamin keselamatan pasien di rumah sakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....