Mengenal Radang: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

  • 15 Apr 2026 13:41 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun- Radang atau inflamasi adalah respons alami tubuh terhadap cedera, infeksi, atau iritasi. Ini sebenarnya mekanisme pertahanan untuk melindungi dan memperbaiki jaringan. Tapi kalau terjadi terus-menerus, radang justru bisa merusak tubuh.

Radang dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  1. Jenis RadangRadang Akut:

Terjadi cepat dan berlangsung singkat. Contohnya saat luka, bengkak, kemerahan, terasa panas, dan nyeri. Ini tanda tubuh sedang melawan infeksi.

  1. Radang Kronis:

Berlangsung lama, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Sering tidak bergejala jelas, tapi jadi pemicu penyakit seperti diabetes, jantung, stroke, artritis, hingga kanker.

Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI Guru Besar FKUI & Konsultan Alergi Imunologi RSCM, Keahlian: Radang akibat autoimun & alergi mengatakan bahwa "Radang kronis itu seperti api kecil yang tidak pernah padam. Pada penyakit autoimun, sistem imun salah sasaran dan justru menyerang sel tubuh sendiri terus-menerus."

Penyebab Umum Radang Infeksi:

  1. Bakteri, virus, jamurCedera
  2. fisik: Luka, terbentur, terkilir
  3. Pola makan: Terlalu banyak gula, makanan ultra-proses, lemak trans, gorengan
  4. Stres dan kurang tidur: Memicu hormon kortisol berlebihan
  5. Paparan racun: Rokok, polusi, alkohol berlebihan
  6. Penyakit autoimun: Sistem imun menyerang tubuh sendiri

Gejala Radang yang Perlu Diwaspadai

Radang Akut : Kemerahan, Bengkak, Panas di area radang, Nyeri, Fungsi terganggu

Radang Kronis : Kelelahan terus-menerus, Nyeri sendi/otot, Masalah pencernaan, Kenaikan berat badan, Depresi & gangguan mood.

Makanan yang memicu timbulnya radang antara lain:

  1. Gula berlebih dan soda
  2. Tepung putih, roti tawar
  3. Gorengan & fast food
  4. Daging olahan: sosis, nugget
  5. Margarin, minyak sawit berulang

Cara Alami Mengurangi Radang

  1. Perbaiki pola makan: Perbanyak sayur, buah, ikan, dan rempah seperti kunyit & jahe.
  2. Tidur cukup: 7-9 jam per malam bantu tubuh memperbaiki sel yang rusak.
  3. Olahraga rutin: Jalan kaki 30 menit/hari sudah bisa turunkan marker inflamasi.
  4. Kelola stres: Meditasi, napas dalam, atau sekadar istirahat dari HP.
  5. Hindari rokok & alkohol berlebihan: Keduanya memicu radikal bebas penyebab radang.
  6. Segera periksa jika radang disertai demam tinggi >38°C, bengkak tidak kunjung kempes >3 hari, nyeri hebat, atau muncul di area sendi berulang.

Dokter dapat memastikan apakah ini infeksi, autoimun, atau kondisi lain yang butuh penanganan khusus.Radang akut itu wajar dan perlu. Yang berbahaya adalah radang kronis diam-diam. Kuncinya ada di gaya hidup sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....