Berikut Level Autisme yang Perlu Dipahami

  • 08 Apr 2026 20:29 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Gangguan perkembangan pada anak, atau sering kita kenal dengan istilah autisme tentu sangat berpengaruh pada kemampuan anak seperti berkomunikasi, bersosialisasi dan juga berperilaku. Berbagai faktor juga menjadi penyebab autisme terjadi pada seorang anak, sedangkan ini berpengaruh pada level atau tingkatan autisme itu sendiri, yang berbeda satu sama lain.

Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, bahwa Childhood Autism Rating Scale (CARS) mengklasifikasikan autisme dimana skalanya dinilai dari tingkat kemampuan anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Selain itu juga terkait tindakan meniru, memberi respon emosi, penggunaan tubuh dan objek, adaptasi terhadap perubahan, memberikan respon visual, pendengaran, pengecap, penciuman dan sentuhan.

Terdapat 3 klasifikasi autisme yakni autisme ringan, berat dan sedang. Hal senada, disampaikan oleh Pemilik Sekolah Anak Autis & Special Need DALTA OZORA Madiun, Arif Budhi Santoso, bahwa tingkatan autisme secara umum diberikan berupa spektrum atau juga disebut dengan Autism Spectrum Disorder.

“Jadi autisme yang ringan itu dikategorikan sebagai level 1, kemudian autisme yang sedang itu menjadi level 2 dan untuk level 3 masuk pada kondisi berat. Sehingga dalam penanganannya pun tentunya akan berbeda,” ujar Arif kepada RRI Madiun, Sabtu (4/4/2026).

Arif mencontohkan pada autisme level 1 itu mengalami kesulitan bersosialisasi, meskipun hal ini juga terjadi pada setiap level dan bahkan menjadi salah satu ciri utama. Sedangkan pada kondisi berat tentu akan semakin mengalami kesulitan baik berinteraksi dan bersosialisasi bahkan hanya berkomunikasi secara nonverbal hingga usia dewasa.

“Kalau kondisi yang sedang, biasanya masih dapat menyampaikan kalimat- kalimat singkat namun untuk komunikasi secara dua arah masih mengalami kesulitan. Berbeda dengan kondisi ringan atau level 1,gangguan dalam bersosialisasi namun lebih kepada kesulitan beradaptasi baik pada tempat baru, orang yang berbeda, bahkan jika terjadi perubahan rutinitas yang membuat hilangnya kenyamanan,” ucapnya.

Arif menegaskan, apapun level autisme dari hasil diagnosis yang telah ditetapkan, perlu dilakukan tata laksana secara menyeluruh. Selain juga melihat kondisi dari masing- masing anak, dengan orang tua juga tetap melibatkan anak dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan pengawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....