Hindari Ucapan Berikut, saat Orang Berduka
- 31 Mar 2026 22:46 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Dalam hidup, setiap manusia pasti melewati fase yang beragam dan harus dihadapi, salah satunya adalah kehilangan. Seseorang akan merasakan kehilangan saat ada keterikatan atau kelekatan seperti orang terdekat meninggal, putus cinta, kehilangan barang dan lain sebagainya, apapun yang hilang membuat individu tersebut berduka dan sedih.
Sebagai orang terdekat yang sudah seharusnya bersimpati dan menghibur, agar kerabat yang sedang berduka tetap merasa lebih baik dan kuat, ada hal yang bisa kita lakukan. Namun, penting juga untuk dipahami dan diingat bahwa pemilihan ucapan yang kita berikan juga harus berhati- hati, agar tidak semakin orang yang berduka semakin bersedih bahkan sakit hati.
Mengutip dari Buku bertajuk “Berdamai dengan Kehilangan” karya Nur Chasanah, ada sejumlah kalimat yang perlu dihindari meskipun kalimat tersebut seringkali umum diucapkan. Justru, tanpa kita sadari, kalimat- kalimat tersebut membuat seseorang semakin down.
1. Hindari ucapan “ aku tahu sedang kamu rasakan”.
Kalimat tersebut tentu berbeda dengan kalimat “aku pernah mengalami itu”., karena kita seolah-olah menjadi diri orang yang berduka, padahal kita sama sekali tidak tahu bagaimana perasaan mereka dengan tepat. Bahkan, ucapan tersebut, juga seolah meremehkan bahkan tidak menghargai kerabat kita tersebut. Walaupun kita mengetahui betul rasanya kehilangan, bukan berarti juga kita menyamaratakan perasaannya dengan kita.
Sikap pengertian kita terhadap orang yang berduka memang dibutuhkan tetapi juga tidak terus membandingkan atau adu nasib.
2. “Dia ada di tempat yang lebih baik”
Tidak ada yang benar- benar siap dalam menghadapi kehilangan, baik orang yang kita cintai dan dekat dengan kita, maupun benda yang kita miliki. Bahkan setelah mengalami kehilangan, tidak ada pula yang benar- benar baik- baik saja. Namun, kalimat tersebut bisa jadi tidak masalah bagi sebagian orang, namun ada orang tertentu yang sedang berduka bahkan tidak peduli jika orang yang dicintai ada di tempat yang lebih baik. Sebab, hal yang paling diinginkan adalah orang yang dicintainya tersebut tetap ada di sampingnya, dapat terus berbicara, melihat, bukan pada tempat yang jauh dan tidak dapat dijangkau.
3. “Kamu bisa dapat penggantinya nanti”
Perlu disadari, ketika seseorang ditinggal meninggal orang yang amat disayangi, maupun barang dan atau peliharaan kesayangan sekalipun, maka tidak akan ada yang bisa menggantikannya. Ucapan tersebut, justru bisa membuat emosi marah muncul. Bagi orang yang berduka karena kehilangan bahwa tidak ada yang bisa sama dan mampu memberikan rasa nyaman seperti sebelumnya. Kita dapat mengucapkan kalimat tersebut ketika kerabat kita sudah ada pada kondisi dan situasi yang stabil, hindari saat masih masa berkabung.
4. “Ini akan lebih mudah”
Seringkali kita mengucapkan, bahwa semuanya akan tetap mudah dan baik- baik saja karena ada kita yang bisa kapan pun hadir dan sebagainya. Namun, perlu ditekankan bahwa tidak ada yang sesuatu yang mudah setelah kehilangan. Setiap individu memiliki cerita, kenangan bahkan kedekataan yang kita tidak tahu persis seperti apanya, dan hal ini berpengaruh pada proses bangkit atau move on usai kehilangan. Secara tidak langsung kalimat tersebut memaksa seseorang yang berduka untuk lekas move on dan berjalan seperti sedia kala.
5. “Jangan menangis”
Kehilangan menghasilkan berbagai emosi negatif, dengan faktor - faktor yang mempengaruhinya, terlebih jika kelekatannya sangat dalam, bagaimana bisa orang yang kehilangan tidak boleh menangis. Setiap orang berhak menangis, baik wanita maupun pria, untuk bisa meluapkan emosi yang ada. Kita tidak harus kuat saat itu juga, justru menangis membantu melepas rasa sesak karena kehilangan yang dialami. Penting untuk memvalidasi emosi negatifnya, dan tidak memaksa untuk segera kuat, bahkan ikhlas.
6. “Setidaknya masih ada hal yang bisa disyukuri”
Sama halnya dengan kalimat “aku tahu apa yang kamu rasakan”, dimana justru meremehkan kondisi seseorang yang berduka. Sebab, menghadapi orang berduka, tidak ada ada kata atau kalimat yang bisa menggambarkan dan atau menghibur secara pasti. Hadir sepenuhnya, mendengarkan dan memvalidasi apapun perasaannya, adalah langkah tepat untuk membuatnya merasa lebih baik dan tidak semakin larut dalam kesedihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....