Konsumsi Kacang Menyebabkan Jerawat? Ini Penjelasan Medisnya
- 30 Mar 2026 10:38 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Anggapan bahwa kacang dapat menyebabkan jerawat masih sering muncul di tengah masyarakat. Banyak orang memilih menghindari kacang saat kulit mulai berjerawat karena khawatir kondisinya memburuk. Padahal, munculnya jerawat lebih berkaitan dengan kondisi kulit dan faktor biologis tertentu daripada sekadar jenis makanan.
Mengutip laman Alodokter, jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh kotoran, sel kulit mati, debu, atau minyak berlebih, lalu terinfeksi bakteri. Kondisi tersebut memicu peradangan yang ditandai dengan bintik hitam, putih, atau kemerahan pada kulit. Area wajah, dada, punggung, dan bahu menjadi lokasi yang paling sering mengalami masalah ini.
| Baca juga: Apakah Bahaya jika Terlalu Banyak Sendawa? |
Kacang sering dikaitkan dengan jerawat karena memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Namun, lemak dalam kacang umumnya termasuk lemak baik yang bermanfaat bagi tubuh. Jenis lemak ini tidak langsung menumpuk pada kulit maupun menyumbat pori-pori.
Secara medis, tidak ada bukti bahwa konsumsi kacang secara langsung menjadi penyebab utama jerawat. Faktor yang lebih berpengaruh biasanya adalah produksi minyak berlebih, perubahan hormon, kebersihan kulit, serta respons tubuh terhadap bakteri. Karena itu, konsumsi kacang dalam jumlah wajar tetap aman dilakukan.
Bahkan, kacang justru mengandung sejumlah nutrisi yang mendukung kesehatan kulit. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, nutrisi tersebut juga mendukung proses regenerasi kulit.
Alodokter menjelaskan bahwa vitamin E dan selenium dalam kacang dapat membantu menurunkan risiko infeksi bakteri penyebab jerawat. Artinya, kacang tidak perlu dihindari selama dikonsumsi seimbang dan diimbangi pola hidup sehat. Pola makan yang teratur serta perawatan kulit tetap menjadi kunci utama menjaga kulit tetap bersih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....