Pertanyaan Klasik Lebaran Bikin Gen Z Cemas?
- 24 Mar 2026 01:10 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Momen Idulfitri sering dimanfaatkan keluarga untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Namun bagi sebagian generasi muda, khususnya Gen Z, suasana Lebaran tidak selalu terasa nyaman. Salah satu penyebabnya adalah munculnya pertanyaan-pertanyaan klasik yang sering dilontarkan saat pertemuan keluarga.
Psikolog Andi Cahyadi menjelaskan bahwa pertanyaan seperti “sudah kerja di mana?”, “kapan lulus?”, hingga “kapan menikah?” kerap menjadi topik yang sensitif bagi generasi muda.
Menurutnya, meskipun pertanyaan tersebut sering dianggap sebagai bentuk perhatian atau basa-basi, bagi sebagian Gen Z hal itu bisa memicu kecemasan. Hal ini terjadi karena mereka sedang berada pada fase pencarian arah hidup, mulai dari pendidikan, karier, hingga rencana masa depan.
“Ketika seseorang merasa belum mencapai ekspektasi tertentu, pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat memunculkan tekanan psikologis, bahkan membuat mereka merasa dibandingkan dengan orang lain,” ujarnya pada Rabu 18 Maret 2026.
Andi menambahkan bahwa generasi muda saat ini juga lebih sadar akan pentingnya kesehatan mental. Karena itu, mereka cenderung lebih peka terhadap situasi yang dapat memengaruhi kondisi emosional mereka.
Ia menyarankan agar masyarakat, khususnya keluarga, dapat lebih bijak dalam membuka percakapan saat momen Lebaran. Mengganti pertanyaan yang terlalu personal dengan topik yang lebih ringan dapat membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Di sisi lain, generasi muda juga diharapkan mampu menyikapi pertanyaan tersebut dengan lebih santai dan tidak menjadikannya sebagai beban berlebihan.
“Lebaran seharusnya menjadi momen untuk saling mendukung dan mempererat hubungan keluarga, bukan justru menimbulkan kecemasan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....