Penyebaran Campak saat Lebaran, Dinkes Magetan Perkuat Edukasi dan PHBS

  • 12 Mar 2026 01:24 WIB
  •  Madiun

RI.CO.ID, Magetan - Menjelang perayaan Lebaran, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran campak di tengah keramaian masyarakat. Mobilitas tinggi dan berkumpulnya keluarga di momen libur nasional dinilai berpotensi mempercepat penularan penyakit menular ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama. Masyarakat dihimbau untuk lebih waspada terhadap gejala campak, seperti batuk, pilek, dan demam disertai ruam kulit, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika muncul gejala.

“Campak sangat mudah menular, terutama saat masyarakat berkumpul di keluarga atau lingkungan sekitar. Kami mengimbau warga yang mengalami gejala mirip campak segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ujar Suwantiyo.

Selain edukasi, Dinkes Magetan juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menekan risiko penularan. Langkah sederhana seperti mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker jika sedang sakit, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian dari upaya pencegahan.

“Pencegahan tidak hanya melalui imunisasi, tetapi juga melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Ini sangat penting agar penyebaran campak dapat ditekan, khususnya selama momen Lebaran,” tambah Suwantiyo.

Dinkes Magetan juga menyiapkan flyer edukasi dan sosialisasi di fasilitas pelayanan kesehatan dan pusat keramaian. Tujuannya, agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi serta langkah-langkah pencegahan campak secara mandiri.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan risiko penularan campak selama libur Lebaran dapat diminimalkan, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan sehat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....