Kurang Stimulasi Picu Keterlambatan Bicara pada Anak

  • 24 Feb 2026 18:55 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID,Madiun - Kurangnya stimulasi menjadi salah satu faktor yang dapat memicu keterlambatan bicara pada anak. Hal ini disampaikan Arif Budhi Santoso, pemilik Sekolah Autis Dalta Ozora, dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi di Pro 1 Radio Republik Indonesia Madiun pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, stimulasi sangat penting untuk mendukung perkembangan bahasa anak. Anak membutuhkan interaksi aktif, seperti diajak berbicara, bermain, dan berkomunikasi secara langsung agar kemampuan bicaranya berkembang optimal.

Menurut Arif, anak yang kurang mendapatkan kesempatan berinteraksi cenderung mengalami hambatan dalam perkembangan bahasa. Hal ini bisa terjadi karena anak tidak terbiasa mendengar dan meniru kata-kata dari lingkungan sekitar.

"Untuk kasus speech delay karena biasanya kurang stimulasi juga bisa tapi itu bukan penyebab utama itu penyebab itu pemberat dan faktor genetik. Saya rasa untuk pencegahan orang tua sekarang pencegahannya sudah tingkat dewa" ucap Arif Budhi Santoso kepada RRI Madiun.

Selain itu, penggunaan gawai tanpa pendampingan juga dapat memengaruhi perkembangan bicara anak. Anak menjadi lebih pasif dan kurang terlibat dalam komunikasi dua arah yang penting bagi proses belajar berbicara.

Ia menambahkan, keterlambatan bicara bukan hanya dipengaruhi satu faktor, tetapi juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan, gangguan pendengaran, hingga keterlambatan perkembangan lainnya.

Arif mengimbau orang tua untuk lebih aktif memberikan stimulasi sejak dini. Interaksi sederhana seperti mengajak anak berbicara dan bermain bersama dapat membantu perkembangan bahasa anak.

Melalui stimulasi yang tepat dan konsisten, kemampuan bicara anak dapat berkembang lebih baik. Orang tua juga diharapkan segera berkonsultasi dengan tenaga profesional jika menemukan tanda keterlambatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....