Minum Air Dingin Setelah Makan Bikin Lemak Membeku?

  • 01 Feb 2026 19:25 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun: Minum air dingin setelah makan kerap jadi perdebatan di tengah masyarakat. Ada yang percaya kebiasaan ini bisa membuat lemak dalam tubuh membeku dan sulit dicerna, sementara sebagian lainnya menganggap anggapan tersebut hanyalah mitos belaka.

Mitos ini berangkat dari keyakinan bahwa suhu dingin akan mengeraskan lemak di dalam perut, sehingga membentuk “gumpalan” yang menghambat sistem pencernaan. Karena itu, banyak orang menyarankan untuk minum air hangat atau air bersuhu ruang setelah makan agar pencernaan lebih lancar.

Namun, klaim tersebut ternyata tidak didukung bukti ilmiah yang kuat. Para ahli menjelaskan bahwa suhu air dingin tidak cukup rendah untuk membekukan lemak di dalam tubuh. Apalagi, tubuh manusia memiliki sistem pengatur suhu (termoregulator) yang menjaga suhu internal tetap sekitar 37 derajat Celsius.

Artinya, air dingin yang masuk ke lambung akan segera menyesuaikan dengan suhu tubuh. Seperti yang disampaikan dokter yang juga Konten Kreator Kesehatan yang aktif membagikan edukasi medis melalui media sosial, dr. Saddam Ismail, MARS di akun tiktoknya @dr.saddam_ ismail

" Tubuh kamu sangat hebat sekali dalam mengatur suhu. Suhu yang ada di dalam lambung kamu itu hangat dan stabil di 37 derajat celsius. Saat kamu minum air es, air es akan melewati tenggorokan dan masuk ke lambung. Begitu sampai ke lambung suhu air es akan langsung dihangatkan oleh tubuh kamu. Suhunya akan disamakan suhu tubuh" jelas dr Saddam.

dr Saddam menambahkan, Lemak dalam makanan pun tetap dicerna oleh enzim pencernaan dan asam lambung, terlepas dari suhu minuman yang dikonsumsi. Dengan kata lain, minum air dingin tidak membuat lemak membeku ataupun menyebabkan kegemukan.

"Karena air yang masuk lambung akan disamakan dengan suhu tubuh, jadi air es tidak akan sempat membekukan lemak atau minyak. Jadi Minum Es tidak membuat lemak membeku" tambahnya.

Meski begitu, minum air dingin setelah makan memang bisa menimbulkan efek ringan, seperti sedikit memperlambat kerja otot pencernaan akibat kontraksi. Namun efek ini bersifat sementara dan umumnya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang.

Menariknya, air putih dingin juga tidak mengandung kalori. Bahkan, tubuh memerlukan sedikit energi untuk menghangatkan air tersebut hingga sesuai dengan suhu tubuh. Jadi, penyebab utama kenaikan berat badan bukanlah air dingin, melainkan kelebihan asupan kalori, terutama dari minuman dingin yang mengandung gula, sirup, atau susu kental manis.

Kesimpulannya, minum air putih dingin setelah makan aman dan tidak perlu dikhawatirkan. Selama tidak mengandung gula berlebih, kita tetap bisa menikmati segelas air dingin tanpa takut lemak membeku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....