Mengapa Gaslighting Sulit Disadari?
- 31 Jan 2026 02:23 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Gaslighting kerap menjadi bentuk kekerasan emosional yang paling sulit dikenali oleh korbannya. Berbeda dengan kekerasan fisik, gaslighting bekerja secara halus dan perlahan, hingga korban tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi.
Psikolog Andi Cahyadi menjelaskan, gaslighting sulit disadari karena dilakukan melalui komunikasi sehari-hari yang tampak normal. Pelaku sering menggunakan kata-kata yang meremehkan perasaan korban, namun disampaikan dengan nada tenang atau bahkan seolah peduli.
“Gaslighting jarang muncul dalam bentuk konflik besar. Justru sering muncul lewat kalimat sederhana yang berulang, sehingga korban menganggapnya wajar,” ujar Andi, kamis 29 Januari 2026.
Menurutnya, salah satu faktor utama gaslighting sulit dikenali adalah karena korban memiliki kedekatan emosional dengan pelaku. Hubungan pertemanan, keluarga, atau pasangan membuat korban cenderung mempercayai pelaku dibandingkan mempercayai penilaian dirinya sendiri.
Selain itu, pelaku gaslighting biasanya memutarbalikkan fakta secara konsisten. Dalam jangka panjang, korban mulai meragukan ingatan, logika, dan perasaannya sendiri. Kondisi ini membuat korban merasa dirinya yang bermasalah, bukan hubungan yang dijalani.
“Ketika seseorang sudah sering menyalahkan diri sendiri dan merasa emosinya tidak valid, di situlah gaslighting mulai bekerja efektif,” jelas Andi.
Andi menambahkan, anak muda menjadi kelompok yang cukup rentan karena masih membangun identitas diri dan sering mencari pengakuan dari lingkungan sekitar. Keinginan untuk diterima membuat mereka menoleransi perilaku manipulatif tanpa sadar.
Ia menekankan pentingnya refleksi diri dan keberanian untuk mempertanyakan pola hubungan yang dijalani. Jika sebuah relasi membuat seseorang terus merasa ragu, takut salah, dan kehilangan kepercayaan diri, hal tersebut patut diwaspadai.
“Hubungan yang sehat tidak membuat seseorang mempertanyakan kewarasannya sendiri. Kesadaran adalah langkah pertama untuk keluar dari gaslighting,” tutup Andi Cahyadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....