Manfaat Kayu Secang untuk Cegah Kolesterol, Bisakah?

  • 25 Jan 2026 10:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kayu secang (Caesalpinia sappan) dikenal sebagai rempah tradisional yang tidak hanya memberi warna merah alami dan rasa hangat pada minuman seperti wedang uwuh, tetapi juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam unggahan di akun YouTube miliknya, dr. Fery Juliawan, M.Th menjelaskan bahwa kayu secang memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya dalam membantu mengontrol dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kolesterol yang tinggi, apabila tidak dikendalikan, berisiko memicu berbagai penyakit seperti gangguan jantung dan pembuluh darah. Kandungan flavonoid dan polifenol dalam kayu secang berperan sebagai antioksidan yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan metabolisme lemak.

Ia juga mengungkapkan bahwa kayu secang mempu mengontrol gula darah dalam tubuh, " kalau gula darah tidak segera ditangani dan diam dalam waktu yang lama dapat menimbulkan komplikasi dan kerusakan di dalam tubuh, baik itu gagal ginjal, jantung, bahkan syaraf, untuk itu harus rajin mengontrol gula darah" ucap dr. Fery Juliawan, M.Th.

Selain membantu mengontrol kolesterol dan gula darah, kayu secang juga memiliki berbagai manfaat lain bagi kesehatan, antara lain:

1. Membantu mencegah kanker, karena mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol yang melawan radikal bebas.

2. Mengontrol kadar gula darah, sehingga berpotensi membantu mencegah komplikasi akibat diabetes.

3. Menghangatkan tubuh, terutama saat dikonsumsi sebagai minuman herbal.

4. Mengatasi diare, berkat kandungan tanin yang membantu mengeraskan feses.

5. Mengatasi jerawat, karena memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi.

6. Menjaga daya tahan tubuh, berkat kandungan vitamin C dan senyawa aktif lainnya.

Dengan berbagai manfaat tersebut, kayu secang dapat dijadikan sebagai minuman herbal pendamping pola hidup sehat. Meski demikian, konsumsinya tetap perlu dilakukan secara wajar dan tidak menggantikan pengobatan medis apabila mengalami gangguan kesehatan serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....