Klimakterium Fase yang Terjadi Pada Wanita

  • 19 Jul 2025 13:39 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Klimakterium adalah fase yang terjadi pada para wanita. Umumnya, masa ini terjadi pada mereka yang berusia diatas 40 tahun.

Apa penyebab klimaterium dan fase yang yang perlu dipahami?

Divisi Riset, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Madiun, sekaligus Dosen Kebidanan Stikes Bhakti Husada Mulia (BHM) Madiun,

Novi Paramitasari MS, S.Tr.Keb., MKM mengatakan, masa klimakterium dialami oleh Ibu-ibu yang usianya 40 tahun ke atas.

“Semua wanita akan mengalami (klimakterium) ini, dan terjadi saat usia antara 45 hingga 55 tahun,” ujar dia, saat menjadi narasumber Mozaik Indonesia, Pro 1 RRI Madiun pada Selasa (8/7/2025) lalu.

Novi mengatakan, penyebab klimakterium ini adalah penurunan hormon estrogen dan progesteron. “Jadi sangat berkaitan erat dengan reproduksi sebagai wanita. Ketika hormon ini drop, otomatis maka terganggu reproduksi,” ujarnya.

Masa klimakterium, adalah fase dimana wanita mengalami masa transisi dari reproduktif menjadi nonreproduktif.

“Artinya dari bisa hamil, bisa melahirkan dan menyusui, pada masa ini Ibu mulai mengalami non reproduktif (tidak bisa hamil)".

Novi mengatakan, klimakterium sendiri terdiri dari empat fase. “Pertama fase premenopause, kedua perimenopause, ketiga menopause, dan keempat pascamenopause,” ujar dia.

Pada masa premenopuase, gejala mulai muncul, tapi masih ringan dan belum siginfikan, serta fungsi ovarium masih normal. “Seperti dalam satu tahun masih menstruasi, tetapi hanya satu, dua bulan yang tidak teratur,” ujar Novi.

Sedangkan pada masa perimenopause, gejalanya lebih signifikan.

“Kalau masa ini (perimenopause), menstruasi misal setahun itu enam bulan tidak teratur, dan enam bulan masih teratur".

Novi mengatakan, pada fase premenopause dan perimenopause masih dimungkinkan kehamilan. “Di masa ini masih bisa hamil, karena masih ada kesuburan, meski mentruasi tidak teratur".

Nah, saat fase menopause itu tidak mentruasi selama 12 bulan berturut-turut. “Itu kunci utama menopause,” ucap Novi.

Terakhir pascamenopause, adalah sudah tiga tahun setelah menopuse tidak menstruasi.

Novi mengatakan, pada masa klimakterium akan mempengaruhi fisik dan psikis. Oleh karena itu, dia berpesan agar para wanita mempersiapkan diri, sehingga bisa mengurangi dampak masalah kesehatan maupun mental.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....