Mengapa Sayuran Kadar Gula tinggi Harus Dibatasi?
- 10 Jun 2025 08:44 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Sayuran yang mengandung kadar gula tinggi tidak harus dihindari sepenuhnya, tapi perlu dibatasi, terutama oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Berikut penjelasan mengapa konsumsi sayuran tinggi gula perlu dikontrol:
1. Meningkatkan Kadar Gula Darah
Sayuran dengan gula tinggi atau indeks glikemik tinggi bisa:
· Menyebabkan lonjakan glukosa darah secara cepat.
· Memicu resistensi insulin jika dikonsumsi berlebihan dan terus-menerus.
· Berisiko bagi penderita diabetes tipe 2 atau prediabetes.
2. Mengganggu Pengelolaan Berat Badan
· Gula adalah sumber energi cepat. Jika tidak dibakar, gula berlebih akan disimpan sebagai lemak.
· Diet tinggi gula (termasuk dari sumber alami seperti sayuran tinggi gula) bisa menghambat penurunan berat badan.
3. Bisa Menyebabkan Ketergantungan Rasa Manis
· Rasa manis alami dari sayuran seperti jagung, ubi, atau wortel matang bisa membuat seseorang lebih cenderung mencari makanan manis lainnya.
· Ini dapat menyulitkan proses mengurangi asupan gula secara keseluruhan.
4. Berpengaruh pada Metabolisme bagi Orang Tertentu
· Orang dengan PCOS, sindrom metabolik, atau masalah hormonal tertentu lebih sensitif terhadap gula alami.
· Konsumsi sayuran tinggi gula secara berlebihan bisa memicu peradangan atau memperparah kondisi tersebut.
Menurut dr. Fiona Amelia, MPH (Dokter Spesialis Gizi Klinis), sayuran dengan indeks glikemik rendah, seperti brokoli (10), tomat (15), dan wortel mentah (16), lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Sebaliknya, sayuran dengan indeks glikemik tinggi sebaiknya dibatasi konsumsinya.
Sayuran tetap sumber gizi yang penting, tapi yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jenis, pilih jenis sayuran yang rendah gula & tinggi serat
2. Porsi yang jangan berlebihan
3. Cara pengolahannya dengan cara hindari tambahan gula atau minyak berlebih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....