Etika Batuk yang Benar untuk Cegah Penyebaran Penyakit
- 10 Des 2024 11:01 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Ketika batuk, ada baiknya tidak dilakukan sembarangan. Sebab, cara batuk yang tidak tepat, bisa menjadi salah satu penyebab penyebaran infeksi, atau penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur atau parasit. Karena itu, ada baiknya kita memahami etika batuk yang benar.
Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi RSUD Dungus, Nur Hamidah Rahmawati, S.Kep.Ns. mengatakan, setidaknya ada empat etika batuk. “Pertama, gunakan masker bedah bila sedang batuk,” ujar dia. Kedua adalah, saat batuk palingkan wajah menjauhi lawan bicara atau keramaian.
Kemudian ketiga, jelas Hamidah, tutup hidung dan mulut dengan tissue dan segera buang tissue ke tempat sampah. Jika tidak ada tissue, tutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam. “Terakhir, cuci tangan. Ada dua cara membersihkan tangan yakni hand wash dan hand rub,” ucap dia.
Hand wash dilakukan bila tangan tampak kotor, bisa dibersihkan dengan air mengalir dan sabun antiseptik selama 40-60 detik. Sedangkan hand rub dilakukan bila tangan tidak tampak kotor, tapi mengharuskan mencuci tangan. “Hand rub itu membersihkan tangan dengan cairan antiseptik berbasis alkohol selama 20-30 detik,” ujar dia.
Selain setelah batuk, Hamidah juga menganjurkan cuci tangan dilakukan sesaat sampai di rumah sakit dan sebelum keluar dari rumah sakit. Sebelum dan setelah menyentuh pasien. Sebelum menyiapkan makanan dan minuman untuk pasien. Serta setelah keluar dari toilet. Kemudian sebelum dan sesudah makan.
Hamidah juga berpesan, agar tidak meludah di sembarang tempat. “Selain menjijikan, meludah di sembarang tempat juga menganggu kenyamanan dan kesehatan orang lain, karena ludah dapat menjadi media penyebaran penyakit,” ujar dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....