Melawan Diri Sendiri: Mengendalikan Diri Adalah Cara Terbaik Menjaga Mental

  • 18 Okt 2024 09:16 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Dalam era yang penuh tantangan, menjaga kesehatan mental telah menjadi salah satu topik utama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak hanya berlaku bagi para profesional, tetapi juga bagi para pelajar yang menghadapi tekanan akademik dan sosial. Yonathan Setyawan, M.Psi, seorang dosen Psikologi dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Madiun, pada program Pengarusutamaan Gender menekankan pentingnya cerdas emosi sebagai kunci utama dalam menjaga kesehatan mental.

Menurut Yonathan, "Kecerdasan emosional bukan hanya soal bagaimana kita mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga bagaimana kita memahami dan merespons emosi orang lain. Ini adalah fondasi dalam menjaga hubungan yang sehat dengan diri sendiri dan orang lain, yang pada akhirnya berdampak besar pada kesehatan mental kita," kata Yonathan saat hadir di studio RRI Madiun.

Lebih lanjut, Yonathan menjelaskan bahwa seseorang dengan kecerdasan emosional yang baik mampu menghadapi tekanan hidup dengan lebih bijaksana, memiliki kontrol diri yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan situasi-situasi yang tidak menyenangkan. Hal ini, pada gilirannya, membantu mencegah berbagai masalah psikologis seperti stres berlebihan, kecemasan, hingga depresi.

Destire, salah satu mahasiswa yang hadir dalam dialog PUG, berbagi pengalamannya dalam mengelola stres saat menghadapi tekanan akademik. "Selama semester lalu, saya mengalami banyak tugas dan ujian yang membuat saya tertekan. Namun, setelah mempelajari tentang kecerdasan emosional, saya mulai belajar untuk lebih memahami perasaan saya. Saya mencoba untuk tidak langsung bereaksi terhadap perasaan negatif, tetapi mengambil waktu untuk merenung dan mencari solusi yang lebih rasional," ceritanya.

Cherin, mahasiswa lainnya, menambahkan bahwa kecerdasan emosional juga sangat membantu dalam hubungan sosialnya dengan teman-teman. "Ada saat-saat di mana kesalahpahaman terjadi, dan itu membuat saya sangat marah. Tapi dengan belajar cerdas emosi, saya mulai lebih banyak mendengarkan, memahami sudut pandang orang lain, dan menghindari konflik yang tidak perlu," katanya.

Yonathan juga membagikan beberapa tips praktis untuk meningkatkan kecerdasan emosional. Beberapa di antaranya adalah:

1. Self-awareness (Kesadaran Diri): Kenali emosi yang sedang dirasakan. Ini adalah langkah pertama dalam memahami bagaimana perasaan tersebut mempengaruhi tindakan dan pikiran.

2. Self-regulation (Pengendalian Diri): Setelah mengenali emosi, penting untuk mengatur respons kita. Jangan biarkan emosi negatif seperti marah atau sedih menguasai diri.

3. Empathy (Empati): Cobalah untuk selalu melihat situasi dari sudut pandang orang lain. Ini akan membantu dalam membangun hubungan yang lebih baik dan mengurangi potensi konflik.

4. Social Skills (Keterampilan Sosial): Keterampilan komunikasi yang baik akan membantu kita dalam menyelesaikan masalah secara damai dan membangun hubungan yang positif.

5. Manajemen Stress

6. Memaafkan Diri Sendiri

"Dengan latihan yang konsisten, kecerdasan emosional bisa ditingkatkan. Ini akan menjadi alat yang sangat berharga, terutama di dunia yang penuh dengan dinamika emosional seperti saat ini," pesannya

D engan memahami dan mengelola emosi secara bijak, diharapkan generasi muda mampu menghadapi tantangan hidup dengan mental yang lebih sehat dan siap menghadapi masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....