AI Bantu Baca Tren Keuangan, namun Pengusaha Tetap Pegang Kendali!

  • 28 Sep 2026 08:11 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Kehadiran kecerdasan buatan (AI) mulai membantu pelaku usaha dalam membaca dan menganalisis data keuangan. Teknologi tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi penjualan, biaya, hingga keuntungan, namun keputusan akhir dalam menentukan langkah bisnis tetap berada di tangan manusia.

c, mengatakan AI dapat dimanfaatkan ketika pelaku usaha ingin mengetahui alasan perubahan kondisi keuangan maupun mencari pilihan untuk mengatasinya.

“Misalnya omsetnya meningkat tiap bulan atau tiap tahun meningkat, tapi kok keuntungan saya kecil. Nah, itu yang kita harus bisa membaca data kenapa kok bisa gini. Itu bisa kita minta bantuan AI untuk menganalisanya. Tapi keputusan finalnya tetap perlu bantuan manusia,” ujar Andri dalam program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Madiun belum lama ini.

Menurutnya, AI dapat memberikan sejumlah opsi berdasarkan data yang diberikan pengguna. Misalnya ketika keuntungan menurun, teknologi dapat membantu menunjukkan biaya yang meningkat dan memberikan pilihan yang dapat dipertimbangkan, seperti melakukan efisiensi atau menyesuaikan harga jual.

Meski demikian, Andri menilai pengusaha tetap perlu menggunakan kemampuan berpikir kritis ketika menerima hasil analisis AI. Jawaban yang diberikan teknologi tidak dapat langsung dijadikan dasar keputusan karena AI juga memiliki kemungkinan memberikan informasi yang keliru.

“Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai alat ketergantungan. Boleh selalu nanya, tapi tetap kontrol ada di diri kita masing-masing. Kita mau tanya ini, oke, jawaban sudah tersedia, tapi tetap kita mau memilih jawaban yang mana atau kita mau melakukan apa, tetap kita yang harus,” jelasnya.

Andri juga menekankan pentingnya kualitas data sebelum menggunakan AI untuk menganalisis kondisi keuangan. Pencatatan yang tidak lengkap dapat memengaruhi hasil analisis karena AI bekerja berdasarkan data yang diberikan oleh pengguna.

“AI itu menganalisis data yang kita suguhkan. Makanya tadi saya bilang kalau mau pakai AI data akuntansinya harus tercatat dengan benar, tercatat dengan rutin. Kalau ada data yang enggak ada, nanti hasil resume AI-nya juga akan ngacau,” katanya.

Pemanfaatan AI dalam pengelolaan keuangan, menurut Andri, pada akhirnya bukan untuk mengambil alih peran manusia, melainkan membantu pekerjaan agar lebih efisien. Kemampuan membaca data, menganalisis, berpikir kritis, dan mengambil keputusan tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan usaha di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....