Efek iPhone Duo, Samsung Pertimbangkan Percepatan Peluncuran Galaxy Z TriFold 2

  • 16 Sep 2026 09:07 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Samsung disebut sedang mempertimbangkan untuk mempercepat kehadiran generasi kedua ponsel lipat tiga mereka, Galaxy Z TriFold 2. Langkah tersebut disebut berkaitan dengan munculnya perangkat lipat terbaru dari Apple, iPhone Duo, yang dikabarkan mendapat respons positif.

Mengutip laporan 9to5Google pada Senin lalu (14/9), Lanzuk menyebut “Samsung tengah mempertimbangkan perubahan jadwal peluncuran Galaxy Z TriFold 2 setelah melihat sambutan terhadap perangkat lipat milik Apple”.

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai kapan tepatnya perangkat tersebut akan diperkenalkan. Galaxy Z TriFold 2 diperkirakan masih akan meluncur pada 2027.

Generasi terbaru ponsel lipat tiga Samsung itu dikabarkan membawa sejumlah peningkatan. Perangkat tersebut disebut akan memiliki desain yang lebih ramping dan bobot lebih ringan, sekaligus menawarkan daya tahan yang lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Dari sisi harga, Samsung diperkirakan masih mempertahankan banderol yang tidak jauh berbeda dari generasi pertama. Galaxy Z TriFold 2 disebut berpotensi dipasarkan sekitar 2.899 dolar AS atau setara dengan Rp51 jutaan.

Jika harga tersebut benar-benar dipertahankan, Samsung dinilai berpeluang membuat perangkat premium tersebut tetap kompetitif di tengah kondisi industri smartphone yang menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pasokan chip yang turut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan komputasi untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Selain Galaxy Z TriFold 2, Samsung juga dikabarkan tengah menyiapkan perangkat dengan konsep layar yang dapat digeser. Ponsel tersebut berpotensi diperkenalkan dalam periode yang berdekatan dengan peluncuran ponsel lipat tiga generasi kedua.

Strategi tersebut menunjukkan bahwa Samsung masih mengembangkan lini perangkat premium dengan berbagai konsep layar inovatif. Namun, perjalanan Galaxy Z TriFold generasi pertama sendiri tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Di Amerika Serikat, perangkat tersebut mulai tersedia pada Januari 2026 dengan harga sekitar 2.900 dolar AS atau Rp51,2 jutaan. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Maret 2026, penjualan perangkat tersebut di pasar AS dihentikan. (DMR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....