Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Digital Mahasiswa Melalui Praktik Kerja
- 30 Agt 2026 11:47 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja di tengah perkembangan ekonomi digital. Penguatan talenta digital dilakukan melalui integrasi kemampuan teknologi dalam kurikulum hingga memberikan pengalaman praktik melalui program magang.
Dosen Prodi Akuntansi Fakultas Bisnis UKWMS Kampus Madiun, Sri Rustiyaningsih, mengatakan perguruan tinggi merupakan salah satu institusi yang berperan dalam menciptakan talenta digital guna mempersiapkan SDM unggul dan berpengalaman.
“Bagaimanapun juga perguruan tinggi ini adalah salah satu institusi yang ditugaskan atau yang punya peran untuk menciptakan talent, khususnya di digitalisasi,” ujar Sri dalam Dialog Ekonomi Digital Pro 1 RRI Madiun belum lama ini.
Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan perguruan tinggi adalah mengintegrasikan materi digital ke dalam kurikulum program studi. Di bidang akuntansi, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep penyusunan laporan keuangan, tetapi juga diperkenalkan dengan aplikasi yang digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan.
“Mahasiswa mengetahui kemampuan secara konsep, tetapi juga kemampuan teknologinya. Bagaimana penggunaan aplikasi-aplikasi yang digunakan di perusahaan untuk membuat laporan keuangan,” jelasnya.
Digitalisasi juga diintegrasikan dalam pembelajaran perpajakan. Mahasiswa dikenalkan dengan teknologi digital yang digunakan dalam layanan perpajakan, termasuk proses pengisian maupun pelaporan SPT menggunakan aplikasi.
Selain pembelajaran di dalam kelas, perguruan tinggi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti sertifikasi, pelatihan, hingga magang di perusahaan maupun pemerintahan. Sri mengatakan, pengalaman magang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengetahui secara langsung kebutuhan digitalisasi di dunia kerja.
“Magang di perusahaan ataupun magang di pemerintah yang kita sangat tahu bahwa di pemerintah itu sangat sekarang ini sangat banyak sekali layanan-layanan yang menggunakan digitalisasi,” katanya.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami kebutuhan kompetensi digital di bidang masing-masing. Pengembangan talenta digital juga dilakukan melalui inkubator startup, pelatihan pemasaran digital, kuliah tamu, serta kegiatan pengembangan soft skill.
Sri menambahkan, kemampuan digital tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di perguruan tinggi. Bagi masyarakat yang memiliki kendala untuk melanjutkan pendidikan tinggi, pengembangan kemampuan dapat dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi, maupun pembelajaran digital yang tersedia di internet. Menurutnya, yang tidak kalah penting adalah kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....