Sekolah Air Hujan Dorong Edukasi Pemanfaatan Air Hujan
- 26 Mei 2026 15:41 WIB
- Madiun
Poin Utama
- sekolah air hujan
- pemanfaatan air hujan
- literasi pengelolaan air hujan
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Air hujan masih sering dianggap kotor dan tidak layak digunakan oleh sebagian masyarakat. Padahal, secara ilmiah, air hujan yang masih berada di udara sebenarnya lebih bersih dibandingkan air yang telah jatuh ke tanah dan tercampur media di sekitarnya.
Founder Sekolah Air Hujan Banyu Bening Sleman Yogyakarta, Sri Wahyuningsih, mengatakan Sekolah Air Hujan hadir sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang pengelolaan air hujan agar dapat dimanfaatkan dengan aman.
“Nah di sini di sekolah inilah kita belajar bersama bagaimana cara menampung yang tepat, bagaimana cara mengolah yang tepat gituah yang tepat. Nah, ini kita bisa ngobrol juga terkait apa sih sebetulnya kalau kita lihat air hujan ini dari sisi saentifiknya, dari sisi budaya, dari sisi apa spiritualnya agar bagian meyakinkan kepada masyarakat bahwa air hujan ini sebetulnya baik-baik saja,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, pemahaman yang tepat mengenai air hujan menjadi penting di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih di berbagai daerah. Tanpa pengetahuan yang cukup, masyarakat sering kali menolak potensi air hujan sebagai sumber air alternatif yang sebenarnya dapat dimanfaatkan dengan aman.
Melalui Sekolah Air Hujan, masyarakat diajak memahami teknik penampungan, pengolahan, serta cara pemanfaatan air hujan secara benar agar tidak menimbulkan risiko kesehatan. Edukasi ini diharapkan dapat membuka pemahaman masyarakat bahwa air hujan dapat menjadi salah satu solusi sumber air jika dikelola dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....