Waspadai Modus Judi Online Berkedok Permainan Game

  • 19 Mei 2026 13:36 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Masyarakat diminta lebih waspada terhadap maraknya judi online yang kini dikemas menyerupai permainan digital biasa. Modus tersebut dinilai semakin sulit dikenali karena tampilannya mirip game hiburan yang banyak dimainkan masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian orang tidak sadar telah terjebak dalam praktik judi online.

Pengolah Data Keamanan Siber dan Sandi Kominfo Ngawi, Mochammad Sebbhie Tyasworo, mengatakan ciri utama judi online dapat dilihat dari adanya sistem top up atau deposito uang. Selain itu, permainan juga melibatkan taruhan dengan konsep menang dan kalah yang hasilnya tidak pasti. Menurutnya, pola tersebut berbeda dengan game biasa yang mengandalkan kemampuan pemain.

“Ada yang seperti bermain game, tapi padahal itu ada judol karena ada top up deposito. Itu yang harus berhati-hati, kita waspada,” ujar Sebbhie. Ia menegaskan masyarakat perlu lebih teliti sebelum memainkan suatu aplikasi atau permainan digital.

Sebbhie menjelaskan, pada permainan biasa pemain umumnya mendapatkan hasil sesuai usaha dan kemampuan yang dimiliki. Sementara pada judi online, kemenangan bergantung pada sistem yang tidak dapat dipastikan. Hal itu membuat pemain terus terdorong melakukan deposit demi mengejar kemenangan.

“Game ini masuk di judi online, karena ada deposito terus kemudian ada taruhan menang kalah itu menjadi sesuatu yang tidak pasti,” kata Sebbhie. Ia menilai konsep tersebut menjadi salah satu tanda paling mudah untuk mengenali praktik judi online.

Menurutnya, banyak orang masih menganggap aktivitas tersebut hanya sekadar hiburan digital. Padahal, judi online dapat memicu kerugian finansial hingga kecanduan. Risiko itu semakin besar ketika pemain terus mengeluarkan uang tanpa kepastian mendapatkan keuntungan.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah tergiur permainan yang menawarkan hadiah besar dengan sistem deposit. Langkah itu penting untuk mencegah penyebaran judi online yang semakin marak di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....