Halal Bihalal Momentum Membersihkan Hati dan Dosa

  • 22 Mar 2026 17:15 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Tradisi halal bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga momentum penting untuk membersihkan diri dari kesalahan kepada sesama. Nilai utama dari kegiatan ini terletak pada ketulusan dalam meminta dan memberi maaf.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Shofar, S.Pd.I., SM dalam program Sahur Barokah (SABAR) Pro 1 RRI Madiun, Kamis, 19 Maret 2026. Ia menekankan bahwa manusia tidak pernah lepas dari kesalahan, baik melalui ucapan maupun tindakan.

“Sudah berapa banyak hati yang tersakiti oleh ucapan kita, banyak orang yang terluka karena kata-kata kita,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kesalahan yang dilakukan terhadap orang lain harus segera diselesaikan dengan meminta maaf. Hal ini penting karena dalam ajaran Islam, tanggung jawab tersebut tidak bisa diselesaikan di akhirat jika belum dimaafkan di dunia.

“Maka Nabi perintahkan meminta maaflah agar dia memaafkan sebelum datang hari yang tidak berlaku lagi harta benda,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menunda meminta maaf hingga momen tertentu seperti Lebaran bukanlah sikap yang tepat. Justru, setiap kesalahan seharusnya segera diperbaiki tanpa menunggu waktu.

“Kalau kita berbuat salah, segeralah minta maaf, jangan menunggu Lebaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Shofar menjelaskan bahwa memaafkan orang lain bukan hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi diri sendiri.

“Dendam itu membuat hidup tidak nikmat, sedangkan memaafkan menghadirkan ketenangan,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyebut bahwa memaafkan juga menjadi salah satu amalan yang bernilai besar di sisi Allah. Bahkan, orang yang mampu memaafkan akan mendapatkan balasan kebaikan yang luar biasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....