Magetan Siapkan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Jelang Puncak Kemarau

  • 22 Jul 2026 11:03 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun 2026. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar BPBD Magetan di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Selasa (21/7/2026).

Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, koordinasi antarinstansi perlu diperkuat agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan terarah. Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah, TNI, Polri, Perhutani, relawan hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan.

"Saya meminta seluruh perangkat daerah menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Masyarakat juga kami imbau tidak membuka lahan dengan cara membakar karena melanggar hukum dan dapat menimbulkan kerugian bagi lingkungan, kesehatan, maupun perekonomian," kata Nanik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan yang juga menjabat Ex-Officio Kepala BPBD, Welly Kristanto, menjelaskan sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan menjelang puncak musim kemarau. Di antaranya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan karhutla, pemantauan kondisi cuaca, pengecekan kesiapan personel dan peralatan, hingga pemetaan sumber pasokan air bersih untuk daerah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Selain itu, BPBD bersama instansi terkait juga akan meningkatkan patroli di kawasan rawan kebakaran, memperkuat sistem pelaporan titik api (hotspot), serta menyiapkan rencana kontinjensi apabila terjadi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....