40 Persen Jemaah Haji Magetan Hipertensi, Dipastikan Tetap Layak Berangkat

  • 26 Apr 2026 16:23 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Sebanyak 40 persen jemaah haji Kabupaten Magetan yang diberangkatkan ke Tanah Suci tercatat memiliki riwayat hipertensi. Meski demikian, seluruh jemaah dipastikan tetap dalam kondisi layak berangkat setelah melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting sebelum keberangkatan jemaah. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi umum jemaah masih dapat dikendalikan dengan pengawasan tenaga medis.

“Seluruh jemaah sudah melalui pemeriksaan kesehatan. Memang sekitar 40 persen tercatat memiliki riwayat hipertensi, namun semuanya dalam pengawasan tenaga kesehatan dan dinyatakan aman untuk berangkat,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun terdapat jemaah dengan riwayat penyakit bawaan, seluruhnya telah mendapatkan rekomendasi layak terbang setelah dilakukan evaluasi kesehatan secara ketat oleh tim medis.

Untuk memastikan kondisi jemaah tetap terpantau selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah, setiap kelompok terbang (kloter) juga telah dilengkapi dengan petugas pendamping lengkap. Petugas tersebut terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan.

“Setiap kloter sudah kami siapkan pendamping, mulai dari pembimbing ibadah sampai tenaga kesehatan agar jemaah terlayani dengan baik,” tambah Ida.

Ia menjelaskan, keberadaan tenaga kesehatan di setiap kloter menjadi langkah antisipasi untuk menangani kondisi darurat maupun kebutuhan medis jemaah selama perjalanan hingga di Tanah Suci.

Sementara itu, dari data awal keberangkatan, tercatat sebanyak 541 calon jemaah haji asal Magetan. Namun dua orang dilaporkan meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan. Satu di antaranya telah digantikan oleh ahli waris, sehingga total jemaah yang diberangkatkan menjadi 539 orang.

Pihak Kemenhaj Magetan memastikan proses pemberangkatan tetap berjalan lancar dengan pengawasan ketat, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, agar tetap dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan tertib.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....