Bupati Magetan Doakan Jemaah Haji, Tekankan Niat, Kesehatan, dan Kebersamaan
- 26 Apr 2026 13:12 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Bupati Magetan Nanik Sumantri menyampaikan doa sekaligus pesan kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Magetan yang telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
Orang nomor satu di Kabupaten Magetan itu menekankan pentingnya meluruskan niat dalam beribadah. Menurutnya, ibadah haji harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan agar seluruh rangkaian rukun, wajib, dan sunnah dapat dijalankan secara sempurna.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Yang paling penting adalah meluruskan niat dan menjaga kekhusyukan dalam beribadah,” ujar Nanik, Minggu (26/4/2026).
Selain itu, Bupati perempuan pertama di Magetan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Ia menilai kesehatan menjadi faktor utama agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara optimal.
“Kesehatan itu sangat penting, karena ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga diri dengan baik selama di Tanah Suci,” imbuhnya.
Nanik juga mengajak para jemaah untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, dan saling membantu selama pelaksanaan ibadah. Menurutnya, sikap gotong royong akan sangat membantu kelancaran ibadah di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik bangsa Indonesia yang dikenal memiliki karakter ramah dan santun di mata dunia.
“Jaga kekompakan, saling membantu, dan yang tidak kalah penting jaga nama baik bangsa Indonesia. Jemaah kita dikenal santun dan ramah, ini harus terus dipertahankan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nanik berharap seluruh jemaah haji asal Magetan dapat menjalankan ibadah dengan lancar sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta memperoleh predikat haji yang mabrur.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa jemaah haji Magetan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 20, 21, 22, dan 41. Ia meminta jemaah yang tergabung dengan daerah lain untuk tetap menyesuaikan diri dan menjaga semangat kebersamaan.
“Untuk kloter yang bergabung dengan daerah lain, saya minta tidak berkecil hati dan tetap bisa menyesuaikan diri dengan baik,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data, kloter 21 merupakan jemaah murni asal Magetan sebanyak 380 jemaah beserta petugas kloter. Kloter 20 berjumlah 159 jemaah yang bergabung dengan jemaah asal Ponorogo, Sidoarjo, dan Kabupaten Madiun. Tiga jemaah lainnya tergabung dalam kloter 22 bersama jemaah dari Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, dan Kota Surabaya, sedangkan dua jemaah lainnya masuk dalam kloter 41 bersama berbagai daerah di Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....