Kemenag Beberkan Kronologi Meninggalnya Satu Jemaah Haji Ponorogo
- 16 Jun 2025 20:13 WIB
- Madiun
KBRN, Ponorogo: Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya satu jemaah haji asal Bumi Reog pada Senin pagi (16/6/2025). Jemaah itu bernama haji Setyo Budi Mangun Dimun (64) warga Dukuh Kalipucang, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo yang masuk kloter 53.
Kepala Kemenag Ponorogo, Moh. Nurul Huda memastikan, sebelum meninggal dunia, Setyo Budi telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Yang bersangkutan meninggal karena sakit sekitar pukul 02.30 WAS, dalam perjalanan menuju hotel seusai menjalani perawatan RS King Abdullah Mekkah.
"Beliau masuk rumah sakit ada riwayat jantung, kemudian beliau kejang-kejang, diare, dehidrasi, dan kebetulan beliau ini kondisinya sudah dinyatakan baik, kemudian dibawa pulang dari rumah sakit King Abdullah Mekkah. Di bawa pulang itu, posisi perjalanan ke hotel, tapi yang bersangkutan dipanggil oleh Allah SWT," ujarnya.
Huda menyatakan, Setyo Budi Mangun Dimun termasuk jemaah kategori berisiko tinggi (risti). Meski begitu saat keberangkatannya dari Ponorogo, yang bersangkutan dinyatakan sehat, dan layak untuk berangkat ke tanah suci.
"Kondisinya waktu berangkat kan sudah dinyatakan baik, sudah isthita'ah, itu yang menentukan dari dinas kesehatan. Selama isthita'ah maka kami di Kemenag wajib memberangkatkan," tambahnya.
Jenazah Haji Setyo Budi Mangun Dimun kini telah dimakamkan di pemakaman Sharaya Mekkah. Pun selama ini tidak ada jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci yang dibawa pulang ke tanah air.
"Jadi dimakamkan di Sharaya, itu pemakaman umum. Siapapun jemaah haji yang meninggal saat menunaikan ibadah haji maka akan dimakamkan disana," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....