Amalan Sehari-hari Setara Ibadah Haji, Apa Saja?
- 17 Mei 2025 19:40 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Saat ini sebagian masyarakat yang beragama Islam di Indonesia sudah berangkat untuk menjalankan ibadah Haji. Tentu, rukun Islam yang kelima tersebut menjadi dambaan setiap umat Islam. Namun masih belum semua umat Islam mendapatkan kesempatan untuk bisa berkunjung ke Baitullah guna berhaji.
Meskipun begitu, sebagai umat yang beriman tidak perlu berkecil hati, mengapa?. Dalam program Mutiara Pagi di PRO 1 RRI Madiun, Ustadz Shofar, S.Pd.I, SM., menjelaskan bahwa terdapat amalan- amalan yang apabila dilakukan akan memiliki nilai pahala seperti menunaikan ibadah haji. “ Sebagai setiap umat Nabi Muhammad SAW, ada kabar gembira bahwa ada amalan- amalan yang bila kita laksanakan akan mendapatkan pahala seperti kita melaksanakan ibadah haji,” jelas Ustaz Shofar.
Lebih lanjut Ustaz Shofar juga menegaskan, bahwa meskipun menjalankan amalan- amalan tersebut bukan berarti menggugurkan kewajiban untuk beribadah haji. “Selain itu tidak juga dengan amalan- amalan tersebut, ibadah haji tidak wajib kita lakukan,” tambah Ustaz Shofar.
Lantas apa saja amalan- amalan yang tentu mengandung kemudahan dan kemuliaan ketika dilakukan :
1. Salat berjemaah di masjid atau musala dengan sudah berwudu dari rumah.
Dalam hadis, Abu Umamah raḍiyallāhu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
مَن خرَجَ مِن بيتِه متطهِّرًا إلى صلاةٍ مكتوبةٍ، فأجْرُه كأجرِ الحاجِّ المُحرِمِ، ومَن خرَجَ إلى تسبيحِ الضُّحى لايُنصِبُه إلَّا إيَّاهُ، فأجْرُه كأجرِ المُعتمِرِ، وصلاةٌ على أثَرِ صلاةٍ لا لَغْوَ بينَهما كتابٌ في عِلِّيِّينَ
artinya: “Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk salat wajib berjemaah, maka pahalanya seperti pahala orang yang berhaji dan sedang berihram. Dan siapa saja yang keluar untuk salat sunah Duha yang dia tidak melakukannya kecuali karena itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Dan (yang melakukan) salat setelah salat lainnya, tidak melakukan perkara sia-sia antara keduanya, maka pahalanya ditulis di ‘illiyyin (kitab catatan amal orang-orang saleh).” (HR. Abu Daud no. 558).
Penting untuk senantiasa mengusahakan sudah berwudhu sebelum menjalankan ibadah salat baik di masjid atau musala.
2. Salat Subuh berjemaah.
Seperti diriwayatkan oleh bahwa Anas bin Malik ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang melaksanakan salat Subuh berjemaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian melaksanakan salat dua rakaat (salat dhuha), maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umroh, sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi).
Tentu banyak keutamaan yang bisa didapatkan ketika menjalankan salat Subuh berjamaah, maka dari itu sangat dianjurkan.
3. Berangkat ke masjid untuk mengaji, belajar atau mengajar.
Rasulullah SAW bersabda orang yang pergi ke masjid yang perginya ke masjid untuk belajar, mengaji kebaikan, atau untuk mengajar maka dia mendapatkan pahala sepeti orang yang berhaji, sempurna hajinya. Jangan kita abaikan ketika majelis ilmu, majelis taklim, upayakan hadir dan mengikuti, karena nilai pahalanya seperti pahala orang berhaji.
4. Berdzikir kepada Allah SWT.
Ada anjuran usai melaksanakan salat wajib lima waktu, untuk bertasbih, bertahmid, dan bertakbir hanya kepada Allah SWT. Mengucapkan mulai dari Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar, masing- masing sebanyak 33x seusai solat lima waktu. Dzikir tersebut pahalanya bernilai seperti berhaji, berjihad, bersedekah, dan hal ini yang diadukan oleh orang - orang fakir kepada Rasulullah SAW.
5. Umrah di bulan Ramadan.
Rasulullah SAW bersabda kalau tiba bulan ramadan, umrahlah ke tanahku, karena umrah di bulan ramadan itu juga bernilai seperti orang yang melaksanakan ibadah haji, oleh karena itu ketika memiliki kesempatan untuk umrah di bulan ramadan maka segera ditunaikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....