Siap Berangkat, Koper Jemaah Haji Magetan Dikumpulkan di Kantor Kemenag

  • 14 Mei 2025 18:51 WIB
  •  Madiun

KBRN, Magetan: Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur bersiap diberangkatkan menuju Tanah Suci. Proses pemberangkatan akan dilakukan secara bertahap dalam lima gelombang, sesuai pembagian syarikah dan kebijakan baru dari otoritas Arab Saudi.

Pada Rabu (14/5/2025), dilakukan pengumpulan dan penataan 344 koper milik para jemaah calon haji kloter 51. Koper tersebut akan dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Sukolilo, Surabaya (AHES) pada Kamis malam (15/5/2025).

“Alhamdulillah, saat ini tanggal 14 Mei 2025, kita mengumpulkan koper sekaligus penataan dari masing-masing regu dan rombongan. Dan insya Allah, tanggal 15 Mei 2025 malam itu nanti akan dikirimkan kopernya ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupate Magetan, Taufiqurrohman.

Kepala Kemenag Magetan menjelskan Kloter 51 dijadwalkan diberangkatkan pada Jumat pagi (16/5/2025), dengan pelepasan resmi di Pendopo Surya Graha Magetan pukul 07.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, panitia mengapresiasi kesiapan dan pemahaman jamaah mengenai aturan barang bawaan dalam koper.

“Alhamdulillah, jemaah di Kabupaten Magetan ini sudah memahami, sudah mengerti mana-mana yang diperbolehkan dan mana-mana yang dilarang untuk dibawa dalam koper,” lanjutnya.

Beberapa ketentuan yang ditekankan antara lain larangan membawa senjata tajam, benda yang mudah menimbulkan api seperti korek api, serta cairan di atas 100 ml. “Misalkan ada obat batuk, itu maksimal 100 ml. Kemudian untuk beratnya maksimal 31 kg,” tegasnya.

Penanda koper pun diimbau tetap wajar dan tidak berlebihan. Jika sebelumnya ada jamaah yang memberi penanda ekstrem seperti bola atau panci, tahun ini mayoritas hanya menggunakan pita atau kain berwarna. “Dulu ada yang dikasih penanda bola, sepatu cucunya, panci, sandal, dan sebagainya. Tapi tahun ini relatif aman,” tambahnya.

Berdasarkan data Kemenag, jumlah jemaah calon haji asal Kabupaten Magetan tahun ini sebanyak 429 orang.

Jemaah yang sebelumnya terbagi dalam 9 rombongan dan 1 rombongan tambahan, semula dijadwalkan berangkat dalam dua kloter: Kloter 51 dan Kloter 52, pada tanggal 16 Mei 2025.

“Kebijakan baru dari otoritas Saudi mewajibkan satu kloter terdiri dari satu syarikah, sehingga skema pemberangkatan pun harus disesuaikan,” beber Taufiq.

Kloter 51 terdiri dari 344 jamaah yang tergabung dalam lima syarikah: RWF (335 orang), RHL (81 orang), RKN (7 orang), SNA (4 orang), dan RFH (2 orang). Para jamaah didampingi oleh petugas haji seperti TPHI, TPIHI, TPHD, serta tim dari KBIH.

“Mudah-mudahan, semua para jemaah ini semakin lama semakin mandiri, semakin memahami, dibantu para petugas. Insya Allah aman dan terkendali,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....