Jelang Keberangkatan Haji, Jemaah Diimbau Tidak Gagap Teknologi
- 06 Mei 2025 15:34 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan aplikasi untuk membantu Jemaah calon haji agar memahami penggunaan teknologi dalam mempersiapkan dan melaksanakan ibadah haji. Hal ini bertujuan agar jemaah haji tidak gagap teknologi, dan timbul keraguan terhadap proses haji yang akan dilaksanakan.
Salah satu aplikasi yang disiapkan adalah Aplikasi Manasik Haji. Melalui aplikasi ini calon jemaah haji lebih mudah belajar secara mandiri bagaimana tata cara pelaksanaan haji. Hal tersebut disampaikan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Madiun, Agus Tri Cahyo, pada program Mutiara Pagi di PRO1 RRI Madiun, Selasa (6/5/2025).
Menurut Agus, ada aplikasi untuk reservasi pelaksanaan haji yang dapat membantu jemaah haji menjadi lebih disiplin dalam pelaksanaan haji. Aplikasi ini akan memberikan penjadwalan dalam tahapan-tahapan pelaksanaan haji.
“Ketika jemaah berada di Raudah, maka tidak bisa masuk sesuai keinginan, melainkan sesuai dengan penjadwalan yang sudah ada di aplikasi. Ketika jemaah tidak terdeteksi di aplikasi maka tidak diperkanankan masuk Raudah,” kata Agus.
Tidak hanya itu, ada aplikasi pembayaran dam haji secara digital. Berbeda dengan zaman dulu, dimana pembayaran dam harus mencari pialang orang arab yang akan menjadi pengepul pelaksanaan dam, namun sekarang pembayaran dam bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi.
Kementerian Agama berharap dengan adanya aplikasi tersebut dapat memotivasi dan mempermudah proses ibadah haji bagi para jemaah. Karenanya, para jemaah haji disarankan melek teknologi informasi atau IT. (Danu/EW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....