Ingin Menabung Haji, Simak Tips Berikut !

  • 26 Apr 2025 13:43 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Setiap tahun, biaya ibadah haji cenderung mengalami kenaikan, yang disebabkan banyak faktor mulai dari inflasi, fluktuasi mata uang, maupun adanya penyesuaian terkait kebijakan dari Arab Saudi. Penting tentunya untuk mempersiapkan perencanaan keuangan yang tepat agar dapat menjalankan rukun Islam yang kelima ini yakni menunaikan ibadah haji. Ada sejumlah elemen meliputi akomodasi transportasi ibadah haji, tiket pesawat, konsumsi, maupun administrasi lainnya. Lantas seperti apa caranya menabung haji, untuk mempersiapkan finansial yang baik juga. Berikut, tips menabung untuk menjalankan ibadah haji mengutip dari laman resmi BPKH RI:

1. Menentukan target dan waktu

Pertama, perlu untuk menentukan target berapa lama kita ingin menabung untuk ibadah haji. Ada banyak keuntungan ketika kita dapat melakukan serangkaian ibadah haji saat usia muda, atau ‘naik haji di usia masih muda’, lantaran dari segi fisik terutama dinilai lebih kuat pastinya.

Maka dari itu, penting merencanakan keuangan dan mulai menabung sedini mungkin. Usai mengetahui biaya haji, dan menentukan waktu keberangkatan misal 12 tahun lagi , maka kita akan tahu besaran nominal menabung setiap tahun, kemudian lebih rinci lagi untuk besaran tabungan tiap bulannya.

2. Buka rekening tabungan khusus Haji

Saat ini banyak bank syariah yang menawarkan produk tabungan haji, dengan membuka rekening tabungan haji, maka dana haji kita dapat terkelola dengan baik. Selain itu, penting untuk memisahkan antara tabungan untuk dana haji dengan dana untuk kebutuhan lainnya.

3. Jangan tunggu sisa penghasilan, tapi sisihkan diawal sebagian secara rutin.

Mulai membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan setiap bulan secara rutin, bukan menunggu sisa dari pendapatan kita. Bagaimanapun, ibadah haji merupakan sebuah tujuan yang sangat mulia. Oleh karena itu, dengan mengumpulkan sedikit demi sedikit secara bertahap dan rutin sesuai dengan kemampuan keuangan, maka cara ini akan efektif juga untuk bisa mewujudkan pergi ke Tanah Suci.

4. Jauhi pengeluaran yang tidak penting.

Hal ini merupakan salah satu strategi yang efektif dalam mempercepat proses menabung haji. Membuat prioritas terkait apa saja pengeluaran yang perlu dan tidak perlu. Lalu, evaluasi kembali kebiasaan belanja, seperti makan di luar, berbelanja barang-barang konsumtif, atau liburan yang tidak mendesak. Setiap penghematan kecil dapat menjadi tambahan untuk tabungan haji.

5. Investasi syariah

Berbagai jenis instrumen investasi sekarang bisa kita jumpai. Namun agar tabungan haji kita mampu berjalan optimal, perlu mempertimbangkan instrumen investasi yang tepat sekaligus yang memegang prinsip- prinsip syariah. Contoh investasi syariah seperti deposito syariah, reksadana syariah dan sebagainya.

6. Kelola dengan baik Bonus maupun Tunjangan

Usai mendapatkan bonus, tunjangan maupun THR (tunjangan hari raya) wajib menyisihkan sebagian besar dana tersebut untuk menabung haji. Hal tersebut akan membantu mempercepat pengumpulan tabungan dana haji.

7. Kurangi penggunaan Kartu Kredit

Bunga yang tinggi dan pembayaran minimum dalam kartu kredit, hanya akan menambah beban keuangan. Penggunaan kartu kredit yang tidak tepat akan membuat pengelolaan tabungan haji terganggu. Disarankan, penggunaan kartu kredit hanya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak, dan lakukan pembayaran tagihan bulanan secara rutin dan tepat waktu dapat supaya tidak terjerat hutang.

8. Sumber pendapatan tambahan

Ketika masih ada waktu maupun peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pendapatan tambahan makan bisa dilakukan. Sebab, dengan begitu akan membantu untuk menambah tabungan haji. Sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan yakni seperti menjalankan usaha kecil-kecilan, bekerja freelance, berbagai jasa secara online atau memanfaatkan keahlian yang memang kita miliki. Dengan begitu, tabungan bisa lebih cepat terkumpul tanpa mengurangi kebutuhan hidup sehari-hari.

9. Doa dan Niat yang Kuat

Terakhir, bahwa setelah niat yang dilakukan dengan baik, usaha yang dilakukan secara maksimal, maka terakhir melangitkan doa dan niat yang kuat dalam setiap langkah dengan tujuan beribadah haji karena Allah SWT, maka jalan menuju Baitullah akan terbuka lebih lebar. Jangan lupa untuk terus berserah diri dan memohon pertolongan kepada Allah SWT, supaya impian berhaji dapat segera terwujud.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....