Gaya Hidup dan Perilaku Ekonomi Picu Bisnis Terlarang
- 16 Agt 2026 14:28 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Perilaku dan gaya hidup dapat memengaruhi keputusan seseorang dalam menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk ketika memilih bisnis yang melanggar hukum. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Madiun, Samsu Anhari Faujianto, S.E., M.M., dalam dialog SPADA Brem, 13 Agustus 2026, mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan perilaku ekonomi setiap individu.
Menurut Samsu, perilaku seseorang tidak terbentuk dari satu faktor saja. Lingkungan dan gaya hidup turut memengaruhi seseorang ketika menentukan pilihan, termasuk saat tergoda mendapatkan keuntungan dengan cara yang salah.
Ia menilai gaya hidup konsumtif dan keinginan untuk terlihat lebih unggul dapat mendorong seseorang mencari penghasilan dengan menghalalkan berbagai cara. Karena itu, keinginan mendapatkan keuntungan perlu diarahkan pada kegiatan ekonomi yang positif dan legal.
“Perilaku seseorang dipengaruhi banyak hal, termasuk lingkungan dan gaya hidup. Jangan sampai keinginan untuk terlihat lebih keren atau hidup hedon justru membuat seseorang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan,” ujar Samsu.
Samsu juga menjelaskan bahwa isu bisnis terlarang dapat dijadikan studi kasus dalam pembelajaran di Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Madiun. Mahasiswa diajak membahas kasus yang sedang menjadi perhatian masyarakat melalui diskusi kelompok agar lebih kritis melihat persoalan sosial.
Menurutnya, edukasi ekonomi tidak hanya berkaitan dengan teori dan perhitungan bisnis. Mahasiswa juga perlu memahami berbagai persoalan ekonomi yang terjadi di masyarakat agar mampu mengambil keputusan secara lebih bijak.
“Dalam perkuliahan, kasus yang sedang viral atau dirasakan masyarakat bisa menjadi bahan diskusi. Dengan begitu, mahasiswa dapat belajar melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan menjadi lebih kritis,” kata Samsu.
Ia berharap generasi muda mampu menyalurkan keinginan untuk memperoleh penghasilan melalui kegiatan yang produktif dan legal. Dengan pemahaman ekonomi serta lingkungan yang mendukung, anak muda diharapkan tidak mudah terbawa gaya hidup yang dapat mengarah pada keputusan berisiko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....