SMK Al Inabah Ponorogo jadi Sasaran Aksi Pencurian
- 11 Feb 2026 14:38 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - SMK Al Inabah di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Ponorogo diduga menjadi sasaran aksi pencurian dan perusakan aset oleh oknum tak bertanggung jawab. Insiden itu terjadi pada Rabu pagi (11/2/2026).
Kapolsek Babadan, AKP Yudha Setiawan mengatakan, sejumlah barang aset milik sekolah pun raib, di antaranya kamera DSLR, teko elektrik dan lainnya. Sedangkan kamera pengintai atau CCTV, dua monitor komputer, dan CPU dirusak pelaku.
"Hasil sementara kami di TKP bahwa kejadian diperkirakan sekitar jam 05.00-06.00 WIB hari ini 11 Februari. Kemudian kami dari Polsek Babadan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan pengrusakan dan pencurian itu," ujarnya.
Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan ada sebilah samurai. Selanjutnya diamankan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kemungkinan samurai itu milik pelaku. Untuk pelaku masih dalam proses penyelidikan," tambahnya.
AKP Yudha menjelaskan, aksi pengrusakan dan pencurian itu kali pertama diketahui oleh guru saat hendak masuk ke sekolah. Bahkan ruangan kantor acak-acakan.
Mengetahui hal itu, sang guru langsung melapor ke Polsek Babadan. Adapun kerugian materi akibat insiden tersebut diperkirakan Rp10 juta.
"Posisi pintu ruangan memang terkunci. Tapi kita masih dalami lagi bagaimana modusnya," jelasnya.
Sementara itu salah satu guru di SMK Al Inabah, Irwan Ridho mengakui, saat tiba di sekolah pukul 06.50 WIB, ia melihat banner rusak. Kemudian ia masuk ke ruang guru dan didapati ruangan acak-acakan.
"Alat elektronik yang rusak itu dua monitor, CCTV, kipas angin dan CPU. Lalu yang hilang kamera," bebernya.
Irwan mengakui, saat malam hari tidak ada penjaga sekolah. Bahkan beberapa hari terakhir, CCTV bagian luar juga tidak berfungsi maksimal, hanya bisa dipantau dari layar monitor tanpa bisa merekam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....