Sempat Viral, Berikut Antisipasi Kriminalitas Modus Ketok Kaca Mobil

  • 28 Feb 2025 21:03 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pada Januari 2025 lalu, sempat viral di media sosial tentang kejahatan dengan modus ketok kaca mobil di Kota Madiun. Saat pengemudi turun untuk mengecek apa yang terjadi, barang berharga di dalam mobil digasak oleh pelaku.

Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim Polres Madiun Kota Ipda Aris Yunandi mengatakan, terkait perkara, memang ada laporan dengan modus ketok kaca. “Itu memang cara dari pelaku untuk mengalihkan perhatian,” ujarnya.

Ketika ada orang mengetok kaca mobil, dan pengemudi merespon, maka pelaku akan menggunakan kesempatan tersebut.

“Ketika kita (pengemudi) keluar mobil, umpanya dari sisi kanan, maka di sisi kiri ada pelaku (yang mengambil barang),” jelasnya.

Untuk modus seperti ini, memang perlu diwaspadai. “Ini kami harapkan partisipasi masyarakat. Modus seperti itu ada. Apabila berhenti, berhentilah di pos polisi terdekat atau petugas keamanan terdekat,” ujar dia saat dihubungi Halo RRI Jumat (21/2/2025) lalu.

“Sehingga, apabila terjadi sesuatu maka meminimalisir adanya kejadian, modus ketok kaca atau ban gembos itu,” ucapnya.

Aris mengimbau, jika ada yang mengetok kaca mobil, jangan mudah percaya.

Aris mengatakan, dari hasil analisa, modus kejahatan ketok kaca mobil ini pelaku mengamati targetnya terlebih dahulu. “Mereka mengamati, siapa yang mengemudikan kendaraan atau mobil tersebut,” ujar dia.

“Ketika di dalam mobil itu hanya ada perempuan dan sendiri, mereka mungkin mengikuti. Kemudian, setelah di tepat sepi, mereka menggunakan modus (ketok kaca) untuk melakukan kejahatan sesuai yang telah direncanakan,” ujar dia.

Aris menyebut, untuk waktu kejadian modus ketok kaca moil ini tidak pandang siang atau malam.

“Rentang waktu kapan saja. Pokok ada kesempatan mereka (pelaku ini) bisa melakukan".

Selain modus ketok kaca, ada juga modus kejahatan ATM bermasal. “Kita juga harus waspada apabila mengambil uang di ATM. Apabila terjadi sesuatu, hal ganjil, kita sampaikan pada petugas berkewajiban, bisa pada petugas keamanan, satpam atau pihak Bank. Jangan minta bantuan pada orang tidak kenal,” ucap dia.

Untuk antisipasi kejahatan, Aris menjelaskan, Polres Madiun Kota selalu melakukan rutinitas patroli. “Ini secara rutin di tempat rawan memungkin terjadi sesuatu kejatahan, dan tempat umum lainnya, kami aktif patroli,” katanya.

Aris menjelaskan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat melalui Bhabinkamtibmas.

“Salah satunya, untuk aktif di wilayah mereka agar lebih waspada, lebih aktif lagi misalnya dalam kegiatan Pos Kampling untuk antisipasi kejahatan,” jelasnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....