Bahasa Konten: Bukan Mengajari namun Berbagi Sudut Pandang
- 29 Sep 2026 13:37 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Salah satu kesalahan content creator pemula adalah berbicara seperti sedang membaca buku atau menyampaikan presentasi formal.
Padahal, media sosial memiliki karakter komunikasi yang lebih dekat dengan percakapan.
Bandingkan: “Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan informasi mengenai beberapa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas konten.”
dengan: “Konten kamu sudah bagus, tapi kok masih sepi? Coba cek tiga hal ini.”
Pesannya sama. Namun, versi kedua terasa lebih langsung dan personal.
Gunakan prinsip bicara kepada satu orang, bukan kepada “semua orang”. Bayangkan ada satu teman yang sedang duduk di depan Anda. Jelaskan seolah-olah Anda sedang berbicara kepadanya.
Gunakan kata-kata yang familiar. Hindari istilah teknis jika tidak diperlukan. Jika istilah teknis memang harus digunakan, berikan penjelasan sederhana.
Teknik berikutnya adalah menggunakan kalimat pendek.
Daripada: “Dalam proses pembuatan konten, seorang creator perlu memahami karakteristik audiens yang menjadi target agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara optimal.”
Coba: “Kenali dulu audiensmu. Siapa mereka? Apa yang mereka butuhkan? Masalah apa yang sedang mereka hadapi?”
Kalimat pendek membuat penyampaian lebih mudah diikuti.
Gunakan juga variasi intonasi. Tekankan kata penting, beri jeda sebelum informasi penting, dan ubah tempo ketika cerita memasuki bagian yang menarik.
Jangan takut menggunakan ekspresi wajah dan gerakan tangan. Dalam video, komunikasi bukan hanya suara. Visual juga menjadi bagian dari pesan.
Jika membuat konten edukasi, jangan hanya menjelaskan. Berikan contoh.
Jika membahas kesalahan membuat konten, tampilkan contoh kesalahannya.
Jika membahas public speaking, praktikkan langsung.
Jika membahas editing, tunjukkan before-after.
Content creator yang baik bukan yang menggunakan bahasa paling rumit. Justru, kemampuan menjelaskan sesuatu yang rumit dengan bahasa sederhana merupakan salah satu kekuatan komunikasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....